Home / Berita

Selasa, 13 Juni 2023 - 14:55 WIB

Ayah Minta Ancaman Penembakan David Didalami, Bandingkan Canda Bom di Bandara

Viewer: 216
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Ayah Cristalino David Ozora, Jonathan Latumahina, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mendalami ancaman penembakan oleh Mario Dandy Satriyo kepada David. Jonathan mengatakan ancaman itu sudah keterlaluan.

“Seperti yang saya sampaikan, Yang Mulia, yang paling utama dalam sidang ini mohon didalami ancaman-ancaman nembak itu karena menurut saya sudah sangat keterlaluan,” kata Jonathan saat bersaksi di sidang kasus penganiayaan terdakwa Mario Dandy dan Shane Lukas di PN Jaksel, Selasa (13/6/2023).

Jonathan memohon majelis hakim mendalami lebih jauh terkait ancaman penembakan oleh Mario Dandy kepada anaknya. Dia membandingkannya dengan bercanda bom di bandara.

“Di bandara, kita bercanda bom saja dia bisa dipidana, di bandara ngomong itu, ini ada ngomong nembak-nembak, apakah dia menguasai hal tersebut atau seperti apa, mohon,” kata Jonathan.

Baca Juga  Bupati Halsel Lantik 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama

Ketua majelis hakim Alimin Ribut Sujono pun merespons hal itu. Hakim mengatakan persidangan kasus ini terbuka untuk umum dan berjalan secara objektif.

“Yang jelas, sidang kita terbuka. Jadi kita akan objektif apa pun yang terjadi,” kata hakim.

Ancaman Mario Dandy ke David
Jonathan menjadi saksi di sidang kasus penganiayaan anaknya. Jonathan menceritakan soal ancaman yang ditemukannya saat mengecek ponsel David setelah penganiayaan terjadi.

Hakim awalnya bertanya apakah David pernah bercerita soal ancaman sebelum penganiayaan terjadi.

“David ada cerita kepada Saudara apa dia punya musuh atau pernah mengancam atau nggak?” tanya hakim.

Baca Juga  Jusuf Hamka Ultimatum Stafsus Menkeu Minta Maaf Paling Telat 20 Juni

“Mengancam itu saya tahu setelah saya buka handphone David. Sebelumnya tidak,” ujar Jonathan.

Jonathan menilai ancaman itu termasuk parah. Dia menyebut banyak percakapan sudah dihapus, namun ada beberapa yang sudah di-capture olehnya.

“Ancamannya cukup parah kalau saya bilang, karena di situ disebutkan akan melakukan penembakan kepada David, akan nelepon Brimob, akan menyelesaikan David,” ucapnya.

“Itu melalui pesan WA ya?” tanya hakim.

“Melalui pesan WA di handphone Agnes. Di WhatsApp tersebut disebutkan ‘Gue Dandy nih’. WhatsAppnya dengan nomor AG tetapi di WhatsApp tersebut beberapa kali pelaku ini menyebutkan ‘Gue Dandy’,” ucapnya.

(YA/Dtk).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Samosir Gelar Kunjungan Kerja Dalam Rangka Dukung Dan Sukseskan Pilkada Kabupaten Samosir Tahun 2020
Foto tangkapan layar video viral Polisi diserang massa saat tangkap bandar narkoba di Lampung Tengah

Berita

Aksi Massa di Lampung Serang-Bacok Polisi yang Tangkap Bandar Narkoba

Arsip

Disangka muslim, rumah keluarga asal Sri Lanka ini dirusak

Berita

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif Lakukan Pengobatan Door to Door dan pembagian masker.*

Berita

Lihat Menu Makan Siang Gratis di Sekolah Beijing China, Prabowo: Sangat Sehat

Berita

Koruptor Kredit Bank BNI Cabang Pontianak Di Tangkap

Berita

KETUA PERSIT KCK KOORCAB REM 121 DAMPINGI KETUA PERSIT KCK PD XII TPR MEMBERIKAN PENGARAHAN KEPADA PERSIT
Foto gunung kerinci saat kembali terjadi erupsi

Berita

Gunung Kerinci Lontarkan Abu Setinggi 750 Meter ke Arah Sumbar