Home / Berita / Daerah / Kriminal

Sabtu, 11 Februari 2023 - 09:07 WIB

Kejinya Pria Pandeglang Bunuh Mantan Pacar Pakai Kloset hingga Pecah

Viewer: 702
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 52 Detik

Pandeglang, Jejaknasional.com – Keji betul ulah pria di Pandeglang, Banten, bernama Riko (21). Ia tega membunuh mantan pacarnya sendiri pakai kloset jongkok hingga pecah.
Kejadian ini bermula ketika polisi mendapatkan laporan mengenai penemuan mayat di semak-semak di Kampung Cidangiang, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (8/2). Polisi langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“(Mendapat laporan) sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Kapolsek Pandeglang AKP Osman Sigalingging, Kamis (9/2/2023) dini hari.

Pelaku Ditangkap
Polisi kemudian menangkap pelaku pembunuhan di Pandeglang. Korban bernama Elisa itu ternyata dibunuh mantan pacarnya, Riko.

“Kejadian pembunuhan tadi malam yang terjadi di (sekitar) Stadion Pandeglang, alhamdulillah kami saat ini berhasil mengamankan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Shilton kepada wartawan di Mapolres Pandeglang, Kamis (9/2).

Shilton mengatakan, setelah mendapatkan petunjuk dari TKP dan para saksi, tim langsung memburu pelaku. Ia mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya di Kecamatan Majasari sekitar 30 menit setelah membunuh korban.

“Pelaku diamankan langsung di rumahnya. Jadi alhamdulillah setelah kejadian kita juga langsung datang ke TKP, ada saksi yang melihat, kita langsung upaya melakukan pengejaran, tidak sampai satu jam, kurang lebih 30 menit pelaku berhasil kita amankan,” terangnya.

Baca Juga  Heboh Aksi Dosen Pamer Kemaluan ke Mahasiswi di Padang

Kronologi
Pelaku pun diseret ke kantor polisi. Setelah melalui proses interogasi, terungkap awal mula pelaku menghabisi nyawa Elisa.

Shilton mengungkapkan, pelaku dengan korban bertemu secara tidak sengaja. Keduanya sempat terlibat cekcok. Pelaku yang emosi, kemudian mencekik korban dan memukul dengan menggunakan kloset yang ada di lokasi kejadian.

“Kemudian ketika perjalanan mau pulang ke rumah, kemudian berpapasan dengan korban, antara korban dan pelaku ini beriringan ke arah stadion, sempat terjadi perdebatan cekcok sehingga mereka bergumul, kemudian korban dicekik dari belakang dan dibekap, setelah itu dibawa ke pinggir tebing, di sana baru dihantam lagi dengan kloset, sehingga dengan kejadian tersebut korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Pengakuan Pelaku
Riko mengaku refleks mengambil kloset dan membenturkannya ke mantan pacarnya hingga tewas. Riko menyebut kloset itu sudah ada di sekitar lokasi kejadian.

“(Kloset) sudah ada di sana, refleks. (Kloset) ada di situ, nggak bawa, nggak apa,” kata Riko saat dihadirkan polisi dalam jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan di Mapolres Pandeglang, Kamis (9/2/2023).

Riko lantas mengungkap motif membunuh Elisa. Dia mengaku membunuh korban karena sakit hati.

“Sakit hati karena saya dibohongi, dikhianati,” ujar Riko.

Permintaan Keluarga
Keluarga menduga pembunuhan Elisa direncanakan. Keluarga menilai ada kejanggalan di balik pembunuhan tersebut.

Baca Juga  Sofyan Tan Anggota Komisi X DPRI bersama Dekan FK UMI Silaturahmi dan Beri Bantuan APD ke RSVI

“Karena kami juga melihat ada indikasi motif ini ada perencanaan sepertinya, karena tidak mungkin sekonyong-konyong begitu sampai korban diajak ke tempat yang begitu, jelas kita tau tempatnya sepi jam-jam segitu,” kata paman korban, Razid, kepada wartawan, Jum’at (10/2).

Razid meminta kasus diusut secara terbuka. Keluarga berharap motif sebenarnya pembunuhan itu bisa diungkap polisi.

“Jadi kita mau minta kasus ini diusut secara transparan, tidak cukup hanya pelaku mengaku melakukan pembunuhan. Persoalan melakukan pembunuhan itu harus jelas. Jadi keluarga korban minta keadilan secara transparan, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena anak ini (korban) juga bagian daripada tulang punggung keluarga juga,” kata Razid.

Razid mengatakan Elisa merupakan sosok yang rajin bekerja dan menjadi harapan keluarga. Selain berkuliah di salah satu kampus di Kota Serang, Razid menuturkan keponakannya ini bekerja sebagai perias pengantin.

“Anak ini juga bagian dari tulang punggung keluarga juga,” imbuh Razid.

“Sambil bekerja di tata rias pengantin juga. Dia di keluarga juga anak yang baik dan santun anak ini,” ungkapnya.

Jenazah anak bungsu dari enam bersaudara itu telah dimakamkan di kampung halaman ibunya kemarin malam. “Sudah dikebumikan di kampung ibunya di Cigeulis tadi malam,” ujar Razid.

(Hen/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KAPOLRES TOBA BERIKAN TALI ASIH KEPADA KORBAN BENCANA PUTING BELIUNG

Arsip

Baru akan ke KUA, pasangan ini ditembak mati anggota keluarga

Arsip

Detik-detik Jessica Masukan Tangan ke Tas Hingga Pindahkan Kopi Mirna

Berita

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa Membuka Pelatihan Dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Dan Jasa Bagi ASN

Berita

BUPATI TOBA RESMIKAN ANJUNGAN LISTRIK MANDIRI

Berita

Wagubsu Sebagai Irup Peringatan Hari Jadi Kab Tapsel

Kriminal

Simpan 30 Ribu Pil Koplo, 2 Pengedar Jaringan Lapas Dibedil Polisi Sidoarjo

Berita

Desa Pasir Panjang Mewakili Mempawah Dalam Penilaian “Aku Hatinya PKK” Tingkat Provinsi