
Kompas Nasional.com Melawi Kalbar. Bupati Melawi, H. Dedi Sunarya Usfa Yursa membuka pelatihan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa pemerintah di Hotel Amatanta Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalbar pada rabu (21/04/21) .
Dalam sambutannya mengatakan bahwa, pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembangunan skala nasional, untuk peningkatan pelayanan publik serta pengembangan perekonomian daerah dan nasional.
“Menurut Bupati, H. Dedi Sunarya Usfa Yusra bahwa pengadaan barang dan jasa sangat penting bagi penyelenggaraan pemerintahan, sehingga kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, untuk memahami pengadaan barang dan jasa sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”, ungkapnya.

Bupati juga meminta kepada para ASN yang membidangi pengadaan barang dan jasa untuk memahami betul peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
“Saya minta para ASN untuk mempelajari aturan yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa sehingga nantinya ketika melakukan pengadaan barang dan jasa tidak ditemukan masalah administrasi dalam prosesnya sehingga terciptanya tertib administrasi pengadaan barang dan jasa”, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga, Bupati mengingatkan kepada para pengguna anggaran pada OPD masing-masing untuk berhati-hati dalam pengelolaan dana pemerintah, khususnya penggunaan dana penanganan Covid-19 di masa pandemi saat ini.
“Bupati mengingatkan kepada para kepala OPD selaku pengguna anggaran untuk berhati-hati dalam mengelola dana pemerintah khususnya dana penanganan Covid-19.
Jangan sampai di kemudian hari ditemukan permasalahan karena aparatur tidak memahami aturan terkait pengadaan barang dan jasa. Apabila ragu, jangan takut untuk berkomunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk meminta pendampingan agar di kemudian hari tidak menjadi masalah”, ungkapnya.
(Jon.L




