Home / Berita / Daerah / Headline News / Nasional

Jumat, 4 November 2022 - 09:47 WIB

Banjir Bandang di Banyuwangi: Listrik Mati, Pendataan Korban Sulit

Viewer: 325
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

Jakarta, Jejaknasional.com – Banjir bandang terjadi di Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/11).
Setidaknya sejauh ini diketahui banjir bandang itu menghanyutkan 9 rumah warga. Tak hanya rumah, beberapa kandang hewan ternak seperti kambing dan sapi juga ikut hanyut.

Belum diketahui jumlah kerugian materiil dalam bencana banjir ini.

“Kita belum tahu. Kondisi kita sedang gelap gulita. Ada pemadaman sejak banjir tadi,” kata seorang warga yang juga menjadi korban banjir, Hartono, Jumat (4/11) dini hari.

Tak hanya itu, jembatan penghubung antar dusun ambruk terkena aliran air sungai yang deras. Belum diketahui korban jiwa dalam insiden ini. Tinggi air setinggi dada orang dewasa.

Hujan intensitas tinggi menerjang Kalibaru, Banyuwangi sejak Kamis (3/11). Akibatnya, aliran Sungai Yas yang membelah wilayah Kalibaru meluap. Banjir pun menerjang pemukiman penduduk di 3 RW yang ada di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru.

Hartono mengatakan, ada sekitar 9 rumah milik warga yang hanyut terbawa banjir. Rumah di pinggiran sungai tersebut berada di RW 7 Desa setempat.

Baca Juga  Bina Kebersamaan Dan Kekuatan Mental, Pelajar SMA Budi Mulia Pematangsiantar Daki Puncak Pusuk Buhit

“Total ada 9 rumah yang hanyut. Belum diketahui dimana orangnya. Tapi kabarnya sudah dievakuasi saat banjir,” ujarnya.

Banjir juga tak hanya menghanyutkan rumah warga. Banjir juga membuat jembatan Karang Gudang ambruk. Jembatan Karang Gudang ini terletak di Desa Kalibaru Wetan atau lebih tepatnya di sekitar Kantor Pegadaian Kalibaru.

“Jembatan Karang gudang belakang pegadaian putus,” kata Dedi, salah satu warga Kalibaru.

Sekedar diketahui, jembatan Karang Gudang ini menjadi akses warga untuk menuju ke Pasar Kalibaru.

“Second road arah ke Pasar Kalibaru putus,” jelas Dedi.

Jalur Kereta Terganggu
Banjir Banyuwangi juga membuat perjalanan kereta api jurusan Malang-Banyuwangi terhenti sementara. Rangkaian kereta api Tawang Alun terpaksa berhenti sementara di Stasiun Kalisat, Jember.

Plt. Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Azhar Zaki Assjari mengatakan perjalanan kereta api Tawang Alun terkendala banjir di jalur kereta api lintas Mrawan – Kalibaru, tepatnya pada km 36 sampai dengan km 37.

Rel sempat terendam banjir. Dan meski sudah surut, namun perlu dilakukan pengecekan karena batu kricak terbawa arus banjir.

Baca Juga  Kapolri Tekankan Terus Awasi Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng

“Hingga pukul 22.00 WIB, banjir telah usai. Genangan air sudah surut, atau berada di bawah kop rel. Tapi kita bakal melakukan pemeriksaan dan perbaikan, dikarenakan adanya balas batu kricak yang gogos akibat terbawa arus air,” ujarnya.

“Diperkirakan KA Tawangalun akan tertahan dan mengalami kelambatan kurang lebih 180 menit,” tambahnya.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Mrawan-Kalibaru, Banyuwangi,” katanya.

Bagi penumpang KA yang akan naik dari Stasiun Kalibaru dan seterusnya ke arah Stasiun Ketapang, yang sudah memesan tiket dan tidak melanjutkan perjalanannya dengan kereta api, dapat melakukan pembatalan melalui loket pembatalan yang terdapat di stasiun.

Pembatalan tiket karena KA batal atau mengalami kelambatan lebih dari 60 menit, akan dikembalikan 100%. (Hendra/Cnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Benarkah Ibu Kota Negara Batal Pindah? Ini Jawaban Pramono Anung

Berita

Walikota Psp Serahkan Ternak Ayam Buras Dan Itik Petelur Kepada Kelompok Tani

Berita

Hadiri Tradisi Keceran di Banten, Kapolri: Aset Bangsa Yang Harus Dikembangkan dan Dikenal Seluruh Dunia

Berita

Tanam 50 batang ganja, petani 35 tahun diamankan Polres Simalungun

Berita

HUT ke-76 TNI, Wako Edi Harap Kolaborasi dan Sinergitas Terus Berlanjut

Berita

Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih di Kalbar, Pangdam XII/TPR : Sinergi dan Kerjasama Terus Dilanjutkan*

Berita

Bahas Karhutla, Pangdam XII/TPR Ikuti Vicon Dengan Menkopolhukam RI*

Berita

Pakar Ungkap RUU Perampasan Aset Bisa Dipakai saat Tersangka Kabur