Home / Berita / Daerah / Headline News / Nasional

Jumat, 4 November 2022 - 09:47 WIB

Banjir Bandang di Banyuwangi: Listrik Mati, Pendataan Korban Sulit

Viewer: 312
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

Jakarta, Jejaknasional.com – Banjir bandang terjadi di Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/11).
Setidaknya sejauh ini diketahui banjir bandang itu menghanyutkan 9 rumah warga. Tak hanya rumah, beberapa kandang hewan ternak seperti kambing dan sapi juga ikut hanyut.

Belum diketahui jumlah kerugian materiil dalam bencana banjir ini.

“Kita belum tahu. Kondisi kita sedang gelap gulita. Ada pemadaman sejak banjir tadi,” kata seorang warga yang juga menjadi korban banjir, Hartono, Jumat (4/11) dini hari.

Tak hanya itu, jembatan penghubung antar dusun ambruk terkena aliran air sungai yang deras. Belum diketahui korban jiwa dalam insiden ini. Tinggi air setinggi dada orang dewasa.

Hujan intensitas tinggi menerjang Kalibaru, Banyuwangi sejak Kamis (3/11). Akibatnya, aliran Sungai Yas yang membelah wilayah Kalibaru meluap. Banjir pun menerjang pemukiman penduduk di 3 RW yang ada di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru.

Hartono mengatakan, ada sekitar 9 rumah milik warga yang hanyut terbawa banjir. Rumah di pinggiran sungai tersebut berada di RW 7 Desa setempat.

Baca Juga  Mengatasi Kekurangan dalam Program Makan Bergizi Gratis

“Total ada 9 rumah yang hanyut. Belum diketahui dimana orangnya. Tapi kabarnya sudah dievakuasi saat banjir,” ujarnya.

Banjir juga tak hanya menghanyutkan rumah warga. Banjir juga membuat jembatan Karang Gudang ambruk. Jembatan Karang Gudang ini terletak di Desa Kalibaru Wetan atau lebih tepatnya di sekitar Kantor Pegadaian Kalibaru.

“Jembatan Karang gudang belakang pegadaian putus,” kata Dedi, salah satu warga Kalibaru.

Sekedar diketahui, jembatan Karang Gudang ini menjadi akses warga untuk menuju ke Pasar Kalibaru.

“Second road arah ke Pasar Kalibaru putus,” jelas Dedi.

Jalur Kereta Terganggu
Banjir Banyuwangi juga membuat perjalanan kereta api jurusan Malang-Banyuwangi terhenti sementara. Rangkaian kereta api Tawang Alun terpaksa berhenti sementara di Stasiun Kalisat, Jember.

Plt. Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Azhar Zaki Assjari mengatakan perjalanan kereta api Tawang Alun terkendala banjir di jalur kereta api lintas Mrawan – Kalibaru, tepatnya pada km 36 sampai dengan km 37.

Rel sempat terendam banjir. Dan meski sudah surut, namun perlu dilakukan pengecekan karena batu kricak terbawa arus banjir.

Baca Juga  Danrem 121/Abw Gelar Kegiatan Baksos dan Komsos Di Wilayah Kodim 1203/Ktp.

“Hingga pukul 22.00 WIB, banjir telah usai. Genangan air sudah surut, atau berada di bawah kop rel. Tapi kita bakal melakukan pemeriksaan dan perbaikan, dikarenakan adanya balas batu kricak yang gogos akibat terbawa arus air,” ujarnya.

“Diperkirakan KA Tawangalun akan tertahan dan mengalami kelambatan kurang lebih 180 menit,” tambahnya.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Mrawan-Kalibaru, Banyuwangi,” katanya.

Bagi penumpang KA yang akan naik dari Stasiun Kalibaru dan seterusnya ke arah Stasiun Ketapang, yang sudah memesan tiket dan tidak melanjutkan perjalanannya dengan kereta api, dapat melakukan pembatalan melalui loket pembatalan yang terdapat di stasiun.

Pembatalan tiket karena KA batal atau mengalami kelambatan lebih dari 60 menit, akan dikembalikan 100%. (Hendra/Cnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bos Pertamina beberkan alasan perombakan direksi

Arsip

Inilah Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkades Gunung Meriah

Berita

Kenalkan Budaya Bijak Gunakan Listrik, PLN UP3 Ketapang Gelar Sosialisasi ke Sekolah

Nasional

Buru pelaku pembantaian di Sigi, TNI kerahkan pasukan khusus

Berita

Ribuan warga lintas agama gelar doa bersama Doakan Pilkada serentak 09 Desember 2020 di lapangan Adam Malik Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan

Berita

Berita Tapsel. Bupati Tapsel : “Jangan Pernah Anggap Enteng Covid-19 Sebab Sampai Saat Ini Pandemi Covid-19 Belum Berakhir”

Berita

AHY Gandeng Polri buat Geber Pemberantasan Mafia Tanah

Berita

Dengan Menerapkan Prokes, Kodim 1208/Sambas Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II TA 2021