Melawi Kalbar, – KOMPAS NASIONAL.COM- Ketua DPD ICDN Kabupaten Melawi Dr. Sudarmono, S.Th., M.Pd ketika di tanya awak media Senin, 5 September 2022 bahwa gawai Dayak ke XIV Kab Melawi meriah karena sempat dua tahun tertunda akibat pandemi covid 19.
Kemeriahan Gawai Dayak ke XIV Kab Melawi di dorong oleh kesadaran dan rasa syukur masyarakat Adat atas hasil pekerjaannya selama satu tahun berjalan.
Hal ini di wujudkan melalui peran serta DAD sebelas kecamatan yang telah membuat ruang pamaran yang menampilkan senjata tradisional( Mandau dan tombak), alat penangkap ikan orang Dayak ( bubu dan Pemansai ) dan masih banyak koleksi lain yang dapat di kelompokkan dalam koleksi etnografi, historika, arkeologi, keramologika, numesmatika dan heraldika tutur Sudarmono.
Gawai ke XIV Kab Melawi mengusung Tema Peran SDM Dayak dalam mengisi Pembangunan.
Tema ini menarik karena dalam semiar akan di bahas oleh para nara sumber yg berkompeten terkait apa peran SDM Dayak dalam bidang pendidikan dan kesehatan? Bagaimana Pengembangan SDM Dayak dalam konteks sehari-hari dan Mengapa SDM Dayak sangat penting dalam mendorong pembangunan.
Semuanya akan di sampaikan bahas dalam seminar sehari yang endingnya akan menghasilkan rekomendasi fositif kepada pemerintah Kabupaten Melawi.
DPD ICDN Kabupaten Melawi mengapresiasi kerja keras DAD dan Panitia yg terus berupaya menjaga dan memelihara adat istiadat nilai sosial budaya masyarakat terutama nilai-nilai etika, moral dan adab yang merupakan inti dari Adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat Adat.
Suksesnya gawai Dayak ke XIV Kab Melawi tentu karena dukungan penuh dari Bupati Melawi Bapak H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, S.Pd beserta Aparat Keamanan TNI-Polri serta semua Ormas yang ada di Kabupaten Melawi.
ICDN Kab Melawi berharap melalui momen gawai Dayak XIV ini mari kita bina persatuan dan kesatuan, keharmonisan dalam keberagaman, kerukunan dan kedamaian. Dayak Bangkit Dayak Maju Dayak Indonesia. Merdeka … merdeka… Merdeka.
Hasnan Sutanto/Jhon.Lendri






