Kompasnasional.com.id.Toba. | Ditengah kehadiran pejabat Kemenkop UKM pada Rakernas I (pertama) KMDT yang di gelar di Hotel Labersa Balige kabupaten Toba, Jumat 9/4/2021 para pengerajin lokal mendapat kesempatan di kunjungan Ir.Luhur Peadjarto,MM staf ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM Kemenko UKM.
Saat Luhur mengunjungi pameran pengerajin lokal yang ada di Teras Auditorium Hotel Labersa Balige mengatakan bahwa prodok lokal ini luar biasa khususnya produk ulos. Produk ini harus diangkat tetapi harus ada kurasi produk,harus ada ahli ulos,tuturnya. Bagaimana produk ulos digemari ditengah-tengah masyarakat. Jadi pengerajin lokal jangan hanya memproduksi yang biasa- biasa aja kata Luhur.
Produk ini harus diperhatikan dan perlunya tenaga pendamping bagi usaha kecil dan menengah untuk dapat lebih meningkatkan kwalitas produksinya. Terkait dengan Ulos, bagaimana memberikan model model yang betul-betul disenangi pasar.
Sekarang ini kan zaman Milenial, tentunya kita harus buatkan model milenial yang seperti apa ?, supaya produk ini disukai masyarakat lokal,nasional dan Internasional, tetapi jangan meninggalkan pola atau ciri khas budaya lokal, produk itu sendiri yang harus dikombinasikan antara model budaya lokal dengan model Milenial dan Klasik.
Luhur juga mengakui bahwa peningkatan ini dapat dilakukan dengan kehadiran Kemenko UKM dalam pembinaan dan pelatihan konvensional, vokasional atau tematik artinya apa yang dibutuhkan masyarakat terkhusus produk Ulos sangat digemari dipasar lokal dan nasional apalagi ditengah’ tengah masyarakat lokal itu sendiri, sebut Luhur mengahiri.( LamS)
Penulis: Lambok Sianturi




