Home / Headline News

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:01 WIB

Polres Tapteng Benarkan Tragedi Rampa Mengakibatkan Hilangnya Nyawa

Viewer: 288
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik
Foto: ilustrasi kejadian di Desa Rampa

Kompasnasional.com I Tapanuli Tengah (Desa Rampa) – Tragedi yang mengakibatkan hilangnya nyawa HLT terjadi kemaren sore, Selasa (19/07/22) sekitar Jam 14:00 Wib di Dusun I, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah di benarkan Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma, S.I.K Melalui Kasi Humas Polres Tapteng AKP H. Gurning Rabu (20/07/22).


“Ya benar, tadi malam Personil kita sudah melarikan kedua belah pihak ke RSUD Pandan untuk penanganan medis. Karena Luka sipelaku cukup parah dan korban yang satu lagi sudah menghembuskan nafas terakhir sesaat kejadian itu terjadi,” tutur Kapolres melalu Kasi Humas Polres Tapteng.


Lanjutnya menjelaskan, kalau korban HLT sudah di jemput kelaurga korban tadi malam sekitar jam 02:00 Wib untuk proses pemakaman oleh keluarga korban.


“Kalau pelaku MS masih di RSUD Pandan,” ucap Kasi Humas Polres Tapteng kepada media Kompasnasional.com sekitar Jam 12:32 Wib.
Adapaun identitas korban dan Pelaku beralamatkan di Desa yang sama sesuai himpunan media Kompasnasional.com yakni, warga Dusun I Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga  Dukung Agenda G-20, PLN UP3 Pematangsiantar Lakukan Persiapan Untuk Tetap Menjaga Kehandalan Listrik

Dari kronologi hasil himpunan dari TKP sebagai berikut, awalnya suasana kedai kopi milik OA begitu tenang dengan dihiasi cerita kecil antara sipemilik kedai dengan LP (72) (Saksi red) dengan alamat identitas yang sama warga Desa Rampa.


Tidak berselang lama, muncullah terduga pelaku MS dan LP yang sudah dahulu minum di kedai tersebut menanyakan pelaku” Mau kemana kamu,” ucap LP, lalu pelaku kembali bertanya,” Ada kalian lihat anak ku si Bobi, dan LP menjawab mungkin si Bobi ada di kedai Sinaga,” ucapa LP.

Dengan dalih mempertanyakan anaknya, lalu pelaku kembali bertanya, kala itu pertanyaan terduga pelaku menuju korban dengan Kata-kata “Lae Lah dulu Kalau Tidak ada Harga diri kita lebih baiklah kita Mati” perkataan itu pun di jawab korban, “ia Lae. Tiba tiba Terduga Pelaku mengambil sebilah Pisau dari tas sandangnya dan langsung mengarahkan kepada korban dan mengenai tangan sebelah kiri Korban sebanyak 1 Kali sontak korban pun lari dan terjatuh.

Baca Juga  Soal Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, CSIS: Megawati Insting Politiknya Tajam


Setelah jatuhnya korban tersungkur di saat berlari di situlah pelaku MS mengakhiri Korban HLT dengan sebilah pisau miliknya.


Sadar akan kejadian tersebut akan berujung ke proses hukum yang akan di jalaninya, Terduga Pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri.


Selanjutnya, pihak penegak Hukum langsung melarikan pelaku bersama korban untuk menerima Penangana media atas luka yang di deritanya.


(Remember).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Headline News

Moeldoko ke SBY: Jangan Tekan Saya!

Berita

Gara-Gara Nongkrong saat Pandemi Corona, 16 Orang Jadi Tersangka, Ancaman 1 Tahun Penjara & Denda Sebesar Rp 100 Juta

Headline News

Kapolri Listyo Sigit: Pelapor UU ITE Harus Korban Sendiri, Tidak Boleh Diwakilkan

Headline News

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Latihkan & Tanamkan Disiplin Anak Perbatasan Melalui Peraturan Baris Berbaris (PBB)

Headline News

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Panglima TNI Kerahkan Tim SAR Udara Dan Laut

Headline News

Ketum PBSI Marah Tanggapi Pemain Indonesia Dipaksa Mundur dari All England

Headline News

WOW!! WEBINAR PUBLIC SPEAKING MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UIN SUSKA RIAU DIIKUTI 500 PESERTA DARI BERBAGAI KAMPUS DI INDONESIA

Headline News

Sebelum Berangkat Ke Turki, Kadis Pariwisata Pematangsiantar Upa-upai Sanggar Seni Sihoda Dengan Doa