Home / Berita

Selasa, 31 Mei 2022 - 22:21 WIB

Polda Kalbar Terus Evaluasi Anggota di Lapangan Saat Lakukan Pengamanan

Viewer: 297
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Pontianak, Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memastikan segera melalukan evaluasi terhadap anggota yang melalukan pengamanan di sejumlah wilayah.

Hal ini menyusul terjadinya insiden penembakan pada warga oleh polisi di perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Estate Kemuning, Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Dansat Brimob Polda Kalbar Kombes Pol Muhammad Guntur mengatakan pada peristiwa tersebut satu orang korban bernama Ji’i yang mengalami luka di punggung dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Langkah yang akan dilakukan, kami akan evaluasi seluruh anggota kami yang melalukan pengamanan di beberapa titik,” kata Guntur.

Baca Juga  187 Saham Melemah, IHSG Tak Mampu Pertahankan Kekuatannya

Guntur berharap, setelah evaluasi ini, insiden serupa tidak terjadi lagi.

“Untuk anggota di lapangan, agar selalu melakukan tindakan berdasarkan prosedur dan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Namun, saya juga meminta kepada masyarakat agar bisa bekerja sama dengan baik.

Jika ada masalah dengan perusahaan, sebaiknya dibicarakan,” ucapnya.

Dansat Brimob menyebut, pengamanan yang dilakukan sejumlah personel Brimob di PT Arrtu Estate Kemuning berdasarkan permintaan perusahaan.

“Ada informasi penjarahan secara massal.
Berdasarkan informasi itu, perusahaan meminta anggota Brimob melakukan pengamanan,” ujar Guntur.

Saat sedang patroli, ditemukan masyarakat melakukan panen. Menurut perusahaan, itu adalah areal perusahaan. Sementara menurut masyarakat itu lahan mereka.

Baca Juga  Tidak Ada Anggota Yang Meninggalkan Wilayah Penugasan

“Pada saat itu anggota bersama perusahaan mengimbau masyarakat untuk menghentikan. Namun dari masyarakat kurang mengindahkan,” ucap Dansat Brimob.

Selain itu, secara kebetulan, ada seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Ketapang bernama Suharjo. Menurutnya, anggota telah meminta Suharjo untuk menyerahkan diri tapi ditolak.

Kemudian upaya paksa yang dilakukan anggota mendapat perlawanan.

“Akhirnya ada rekan Suharjo, Ji’i menyerang anggota dengan senjata tajam berupa parang, sehingga dilakukan tembakan. Tapi dengan peluru hampa,” bebernya.

“Perlu diketahui, sebelum insiden tersebut, anggota telah melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali,” tutupnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pastikan Bukan karena Bom, Polisi Selidiki Atap Roboh BEI

Berita

Wakil Bupati Hadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Regtas Ke-114

Berita

Nenek 70 Tahun Diduga Dibuang Keluarganya di Pinggir Jalan, Begini Faktanya

Berita

KAI Siap Operasikan Kereta Saat New Normal, Begini Cara Pesan Tiket

Berita

Di Tengah Pandemi Pemkot Pontianak 10 Kali Raih WTP Diganjar Penghargaan dari Menkeu

Berita

Satgas TMMD Kodim 1206/Psb mendapat kunjungan Tim Wasev Mabes TNI AD

Berita

GMKI Cabang Pontianak Gelar Vaksinasi Massal, Edi Apresiasi Kepedulian Mahasiswa

Berita

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 3 Pematangsiantar Bangun Ruang Praktek Siswa Perhotelan