Home / Berita

Sabtu, 2 April 2022 - 16:02 WIB

Strategi Pemkab Samosir Dalam Mengatasi  Kekurangan 31.000 Ton Dari 45.000 Usulan Pupuk Bersubsidi

Viewer: 477
2 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Samosir, Kompasnasional.com

Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian dan Kesiapan Lahan Pada

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Jaminton Marpaung, SP. memastikan pupuk subsidi tersalur dengan baik. 

Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara mengalami defisit pupuk bersubsidi

Kondisi yang terjadi gegara terbatasnya dan semakin menurunnya anggaran subsidi APBN terhadap pupuk bersubsidi sementara kebutuhan pupuk di tengah permintaan petani yang cukup tinggi.

“Susah sekali memang pupuk subsidi. Susah karena barangnya memang tidak cukup,” beber Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan, dan Pertanian Kabupaten Samosir , Jaminton Marpaung, SP. kepada Kompasnasional.com, Jumat (1/4/2022).

Dia mengakui untuk tahun 2022 alokasi pupuk Subsidi 13.000 ton di Kabupaten Samosir telah mengalami penurunan dibanding tahun 2021 sebesar 5 %  terhadap usulan  e-rdkk dan jumlah itu hanya mengakomodir 31 % kebutuhan petani.

Baca Juga  Pasien Usia 95 tahun Sembuh dari Covid-19

“Memang masih banyak petani yang belum terbantu. Untuk ke depan Kita bangun komunikasi fokus sesuai kuota yang ada untuk mempertegas agar tepat waktu pada tingkat penyalur (kios pengecer),” ucap Jaminton.

Atas kondisi itu, pihaknya terus mengedukasi dan akan memberi pelatihan petani untuk menggunakan pupuk Organik. Selain karena memang pupuk subsidi terbatas, kualitas pupuk Organik jauh lebih baik dan terjangkau Serta dapat Menciptakan Kreatifitas Masyarakat Petani dan menuju Pertanian Berkelanjutan.

“Tetap kita upayakan penambahan  kuota, berharap kementerian ada monitoring dan evaluasi perkembangan kebutuhan petani di Samosir,” paparnya.

Baca Juga  Tak Ditangkap, Habib Rizieq Diperiksa Polisi Saudi Soal Bendera Tauhid

Pihaknya turut mewanti-wanti kepada pengecer agar tidak menimbulkan konflik ketika musim tanam tiba. Apalagi sampai menaikkan sepihak harga pupuk subsidi. terkait meningkatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam rangka menaikkan Marjin Kios, Pihaknya mengaku Sudah berkoordinasi ke Kementan dan membutuhkan kajian yang lama. 

“Jumlah pengecer ada 59 kios di Kabupaten Samosir. Bila kita dapatkan hal tidak sesuai di Lapangan maka Tim Komite Pengawasan Pupuk dan Pestisida bersubsidi akan turun menindaknya,” Jelas Jaminton.

(Candro Situmorang)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Laka Tunggal Mobil Nissan Grand Livina Di Semuntai, 5 Orang Meninggal Dunia

Berita

Satu Desa di Halsel Lakukan Malpraktek Pencairan Dana Desa, 1 Miliar Ludes

Arsip

24 Oktober 2017, transaksi non-tunai di jalan tol capai 91 persen

Berita

Jelang Idul Adha Wako Edi Kamtono Imbau Daging Kurban Dibagikan Door To Door

Berita

Asops Kasad Didampingi Kasdam XII/Tpr Periksa Kesiapan Operasi Satgas Yonif 645/Gty

Berita

Datangi Warga Malam Hari, Kapernika Hubdam XII Sosialisasikan Prokes*

Berita

Tim Tabur Bidang Inteljen Kejati Kalbar Berhasil Menangkap Terpidana Ir.R.Nurcahyo Wiyono.MM

Berita

Pertamina Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Banjarnegara