Home / Berita

Sabtu, 2 April 2022 - 16:02 WIB

Strategi Pemkab Samosir Dalam Mengatasi  Kekurangan 31.000 Ton Dari 45.000 Usulan Pupuk Bersubsidi

Viewer: 465
2 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Samosir, Kompasnasional.com

Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian dan Kesiapan Lahan Pada

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Jaminton Marpaung, SP. memastikan pupuk subsidi tersalur dengan baik. 

Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara mengalami defisit pupuk bersubsidi

Kondisi yang terjadi gegara terbatasnya dan semakin menurunnya anggaran subsidi APBN terhadap pupuk bersubsidi sementara kebutuhan pupuk di tengah permintaan petani yang cukup tinggi.

“Susah sekali memang pupuk subsidi. Susah karena barangnya memang tidak cukup,” beber Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan, dan Pertanian Kabupaten Samosir , Jaminton Marpaung, SP. kepada Kompasnasional.com, Jumat (1/4/2022).

Dia mengakui untuk tahun 2022 alokasi pupuk Subsidi 13.000 ton di Kabupaten Samosir telah mengalami penurunan dibanding tahun 2021 sebesar 5 %  terhadap usulan  e-rdkk dan jumlah itu hanya mengakomodir 31 % kebutuhan petani.

Baca Juga  Pantang Menyerah Hadapi Pandemi, Koramil Kahayan Hilir Terus Ajak Masyarakat Patuhi Protkes*

“Memang masih banyak petani yang belum terbantu. Untuk ke depan Kita bangun komunikasi fokus sesuai kuota yang ada untuk mempertegas agar tepat waktu pada tingkat penyalur (kios pengecer),” ucap Jaminton.

Atas kondisi itu, pihaknya terus mengedukasi dan akan memberi pelatihan petani untuk menggunakan pupuk Organik. Selain karena memang pupuk subsidi terbatas, kualitas pupuk Organik jauh lebih baik dan terjangkau Serta dapat Menciptakan Kreatifitas Masyarakat Petani dan menuju Pertanian Berkelanjutan.

“Tetap kita upayakan penambahan  kuota, berharap kementerian ada monitoring dan evaluasi perkembangan kebutuhan petani di Samosir,” paparnya.

Baca Juga  2 GEMPA BUMI TEKTONIK M = 3.5 dan M = 2.2 DIRASAKAN DI SAMOSIR

Pihaknya turut mewanti-wanti kepada pengecer agar tidak menimbulkan konflik ketika musim tanam tiba. Apalagi sampai menaikkan sepihak harga pupuk subsidi. terkait meningkatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam rangka menaikkan Marjin Kios, Pihaknya mengaku Sudah berkoordinasi ke Kementan dan membutuhkan kajian yang lama. 

“Jumlah pengecer ada 59 kios di Kabupaten Samosir. Bila kita dapatkan hal tidak sesuai di Lapangan maka Tim Komite Pengawasan Pupuk dan Pestisida bersubsidi akan turun menindaknya,” Jelas Jaminton.

(Candro Situmorang)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tinjau Vaksinasi di Aceh, Kapolri Minta Forkopimda Lakukan Upaya Maksimal Cegah Peningkatan Positivity Rate

Berita

MTQ Ke-1 Desa Sipungguk Resmi ditutup, Kades : Semoga Bisa Memupuk Kecintaan Masyarakat Terhadap Alquran

Berita

guide alias pemandu tamu, ditemukan tewas di Kualanamu

Berita

Kegiatan Asesmen Pengangkatan Kepsek di Disdik Pematangsiantar Lakukan Pengutipan juga Diduga Tidak Transparan

Berita

Wako Edi Sebut Karya Bakti TNI Bermanfaat Bagi Masyarakat

Berita

DANREM 121/ABW MELAYAT KE KEDIAMAN ANAK ANGGOTA YANG MENINGGAL DUNIA

Berita

SATGAS TMMD SAMBAS BANTU ANAK – ANAK SEBERANGI SUNGAI

Arsip

Kiamat Akibat Pergeseran Bumi Bakal Terjadi 29 Juli 2016?