Home / Berita

Rabu, 16 Maret 2022 - 01:08 WIB

Pemkab Mempawah Berkomitmen Dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting

Viewer: 429
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 47 Detik

Mempawah Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com-Bupati Mempawah Erlina, menghadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) Tahun 2021-2024.

Bertempat di Hotel Mercure Pontianak, Senin (14/3/2022).

Turut dihadiri oleh Bupati/Walikota se-Kalbar, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan dan Bappeda se-Kalimantan Barat serta pihak terkait lainnya.

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh BKKBN tersebut, dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan menghadirkan Kepala BKKBN Dr (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., selaku Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Pusat.

Menurut laporan yang disampaikan Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Muslimat, bahwa tujuan dari sosialisasi yang digelar adalah untuk mendapatkan penguatan komitmen kepala daerah dan jajarannya dalam upaya penurunan angka stunting.

“Dengan demikian, seluruh kepala daerah selaku Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) beserta seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting yang ada di wilayahnya hingga satgas di lapangan yaitu tim pendamping keluarga akan memiliki arah gerak yang sama, pemahaman yang sama, komprehensif tentang bagaimana menurunkan angka stunting sejalan dengan Pepres Nomor 72 Tahun 2021 dan juga RAN-PASTI,” jelas Muslimat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo mengatakan penurunan angka stunting secara nasional menjadi 24, 4 persen di tahun 2021 setelah sebelumnya di 2019 sempat menyentuh angka 27,7 persen adalah suatu hal yang harus disyukuri di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Baca Juga  Kejagung Masih Kaji Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus MBG

“Diharapkan, di tahun 2023 nanti tren penurunan angka stunting bisa berada di angka 16 persen dan akhirnya di tahun 2024 nanti bisa menurun lagi menjadi 14 persen sesuai target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Lebih jauh, Hasto menjelaskan 5 pilar yang menjadi strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

Yaitu Pilar 1, komitmen dan visi kepemimpinan. Pilar 2, komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat. Pilar 3, konvergensi Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif di kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah provinsi, Pemerintah Daerah kabupaten/kota, dan Pemerintah Desa. Pilar 4, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat. Dan Pilar 5, penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

Hasto juga menerangkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, difokuskan pada faktor dengan persentase 70 persen yang mempengaruhi stunting, yaitu jamban yang kurang bagus, air bersih yang belum bagus dan rumah yang masih kumuh.

Baca Juga  Wawako Padang Sidempuan Bertindak Pembina Upacara Peringatan Haornas Ke XXXIX

Di tempat yang sama, Wagub Kalbar, Ria Norsan menekankan sumber daya manusia adalah sumber daya yang tidak akan habis, sehingga peningkatan sumber daya manusia harus diperhatikan.

“Salah satu yang perlu kita tingkatkan adalah bagaimana kita meningkatkan SDM. Dengan peningkatan SDM, daerah kita ini bisa maju.

SDM yang baik akan meningkatkan pada segala bidang,” ucap Ria Norsan.

Menurut Ria Norsan, salah satu penghambat terciptanya sumber daya manusia yang baik adalah stunting.

Untuk daerah Kalimantan Barat, stunting berada diangka 29,8 persen.

“Untuk mencapai target nasional, kita harus keroyokan, tidak bisa masing-masing. Pemerintah daerah bersama TP PKK, dan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Ria Norsan berharap kedepannya angka stunting di Kalbar akan terjadi penurunan dan SDM yang baik akan terbentuk di Kalbar sehingga pembangunan di Kalbar akan semakin maju.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina yang ditemui seusai acara mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen dalam upaya percepatan penurunanan angka stunting. Menurutnya, Pemkab Mempawah bersama pihak-pihak terkait akan mengikuti langkah-langkah sesuai regulasi yang telah ada, sehingga target dan cita-cita Presiden Joko Widodo dapat terwujud.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemko P.Sidimpuan Apresiasi Pelaksanaan Perlombaan Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional

Berita

Nadiem Bacakan Pleidoi, Klaim Proyek Chromebook Hemat Anggaran Rp 3,9 T

Berita

Cegah Abrasi Pantai, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Dan Warga Bangun Tanggul Penahan Abrasi Di Pantai Perbatasan.*

Berita

Bupati Usman Sidik Telah Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran Sekretariat Daerah Ke Polda Malut

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara Pembukaan PESPARAWI IV

Berita

Tema Ngopi Bareng Bang Fauzan, Kapolres Mempawah Buka-bukaan Tentang Hidupnya 

Berita

Bupati Simalungun Hadiri Pengukuhan Pengurus PD-MUI

Berita

Sejumlah 7.169 Warga Kota Pematangsiantar Terima BST dan Beras 10 Kilogram