Home / Berita

Rabu, 9 Maret 2022 - 19:52 WIB

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Sosialsasi ‘RAN Pasti’ di Sumut

Viewer: 305
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Sosialsasi ‘RAN Pasti’ di Sumut

PADANGSIDIMPUAN | Kompas Nasional – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH didampingi Kadis Kesehatan Sofyan Subri, Kadis Daldul & KB Mara Gongna Harahap, Kaban Bapelitbang M Yusar Nasution hadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN Pasti) Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan 9 Maret 2022.

Sosialisasi RAN Pasti ini secara langsung dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan BKKBN Sumut ini sebagai upaya memastikan komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kekerdilan di Sumatera Utara.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan ada beberapa pertimbangan pihaknya melakukan sosialisasi RAN Pasti di Sumut, di antaranya jumlah warga setempat cukup besar, selain Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

Baca Juga  Walikota Bersama Dandim 0212/TS Panen Perdana Padi Sawah

“Kalau kita menyasar pada provinsi yang penduduknya besar, maka insyaallah menjadi menjadi patron secara nasional. Jika Sumut ini turun dalam hal penurunan angka ‘stunting’ (kekerdilan), maka secara nasional akan turun,” katanya.

Ia mengharapkan dalam sosialisasi tersebut disampaikan beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam upaya penurunan angka kekerdilan, seperti strategi dan skenario pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya penurunan kasus itu.

“Hari ini kami menyampaikan data, strategi dan anggaran serta tenaga pendamping. Itu perlu kita sampaikan kepada daerah dalam upaya menuju 14 persen penurunan angka ‘stunting’ secara nasional termasuk juga di Sumatera Utara,” katanya.

Ia mengatakan komitmen semua pemangku kepentingan untuk percepatan penurunan angka kekerdilan perlu mendapat dukungan maksimal dari semua pemerintah daerah.

Peran tim pendamping keluarga di daerah-daerah juga penting karena menjadi garda terdepan dalam program tersebut.

Baca Juga  Manunggal Dengan Rakyat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bhakti Bangun Jalan Desa Di Perbatasan.

“Artinya sosialisasi ini penting mengingat BKKBN sedang memfinalisasi RAN Pasti dengan pendekatan keluarga berisiko ‘stunting’. RAN Pasti menjadi acuan dalam pelaksanaan percepatan penurunan ‘stunting’ bagi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Usai kegiatan pembukaan sosialisasi RAN Pasti Walikota Irsan mengatakan, acara tersebut dalam rangka menurunkan angka stunting. Sebagai tindak lanjutnya Walikota selaku Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang terdiri dari Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Bappeda dan TP PKK meminta keempat lembaga tersebut untuk segera melakukan aksi.

“Jadi empat lembaga ini yang akan bergerak ke desa-desa maupun kelurahan untuk melakukan penekanan agar stunting dapat dicegah,” tambah Wako Irsan. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolri Ucapkan Selamat Idul Fitri: Perkokoh Kebersamaan dan Rajut Persatuan Wujudkan Indonesia Tangguh dan Tumbuh

Berita

Bupati Tapsel Minta Perubahan APBDesa Dahulukan Prioritas

Berita

Wali Kota Sidempuan Terima Audiensi Dinas Pertanian Pemkab Toba

Berita

BUPATI TOBA APRESIASI PRESTASI SISWA TOBA TINGKAT INTERNASIONAL

Berita

Ngeri! Banjir Bandang Hantam Libya Seperti Tsunami, 2.300 Orang Tewas

Berita

Setelah Tidak Pulang Semalaman, Nuriah Pardede Ditemukan Sudah Meninggal di Ladang Jagung

Berita

Polres Sintang Peringati Isra Mi,raj Nabi Muhammad SAW 1443 H
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Berita

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin