Home / Berita

Rabu, 12 Januari 2022 - 14:02 WIB

Antisipasi Bencana Alam, Polda Kalbar Gelar Apel Kesiapsiagaan

Viewer: 349
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS Nasional- Polda Kalbar menggelar apel pengecekan sarana dan prasarana dalam rangka Antisipasi Bencana Alam Tahun 2022 di Wilayah Hukum Polda Kalbar bertempat di lapangan Jananuraga, Rabu (12/01/2022).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro menjelaskan, berdasarkan karakteristik kerawanan daerah di wilayah masing-masing, khususnya di Kalimantan Barat yang memiliki karakter bencana alam yang khusus, bencana alam yang sering terjadi sesuai dengan kalender Kamtibmas.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina berlangsung hingga pertengahan tahun 2022, apabila musim penghujan yang berlebihan akan terjadi banjir di beberapa tempat khususnya di Kalimantan Barat, jelasnya.

Baca Juga  Jembatan Ruas Jalan Provinsi Kayan Hulu - Serawai Rusak Parah Sangat Perlu Perhatian Pemkab-Pemprov.

La-Nina merupakan salah satu penyebab peningkatan curah hujan dan di Wilayah Kalimantan Barat merupakan daerah yang rawan bencana, seperti bencana banjir yang sering terjadi.

Kapolda Kalbar menyebut, faktor terjadinya banjir kita semua tahu, bahwa dari sekian luas wilayah hutan yang menjadi perkebunan, faktor itulah sebagai salah satu pencetus atau penyebab terjadinya bencana alam banjir apabila terjadinya curah hujan yang cukup banyak.

Apel kesiapsiagaan bencana ini dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan potensi ancaman, saya berharap melalui rencana kita dapat lebih siap, lebih siaga dan memiliki kewaspadaan dalam menghadapi bencana yang bisa datang sewaktu-waktu.

Baca Juga  Keluarga Besar SMK Swasta Persiapan Pematangsiantar Gelar Perayaan Natal Bersama 2021 

Kita harus tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi bencana sudah siap, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kesadaran adanya kesiapsiagaan serta terbiasa melakukan upaya mitigasi bencana sehingga dapat meminimalisir adanya korban apabila ada bencana alam, ujarnya.

Terkait adanya varian baru omicron yang masuk ke Indonesia, untuk di Kalimantan Barat sementara ini belum terdeteksi.

Dengan begitu kita lebih berhati-hati, dengan menggunakan masker ketika kita berkomunikasi dengan lawan bicara yang kita tidak tahu riwayatnya. Serta mencuci tangan supaya tidak menempel di mukosa kita, ungkap Kapolda Kalbar.

(Hasnan Soetanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Berita Tapsel. Puluhan Massa Keluarga Besar LIRA Tabagsel Gelar Demo Di Perkantoran Bupati Tapsel

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 31 Agustus 2021, Tambah 10 Kasus, Sembuh 19 Kasus, Kasus Aktif 105

Arsip

Warga Miskin Namun Terkena Penyesuaian Tarif Listrik Diminta Lapor

Berita

Walikota Pematangsiantar Hadiri Acara Refleksi 5 Tahun Tim Penggerak PKK kota Pematangsiantar

Berita

Muda Hadiri Upacara Memperingati Hari Kesehatan Nasional Sekaligus Pemberian Cinderamata

Berita

Termasuk Kapolres Pematang Siantar, 3 Kapolres dan 3 PJU Polda Sumut Sertijab

Berita

Bupati dan DPRD Tapsel Tandatangani Nota Kesepakatan 5 Ranperda Jadi Perda

Arsip

Curah Hujan Tinggi Asahan Siaga Banjir