Home / Berita

Selasa, 1 Juni 2021 - 10:09 WIB

Gubernur Kalbar Dukung Komitmen Menuju Perbaikan Kwalitas Pelayanan Publik

Viewer: 390
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. mendukung komitmen bersama pemerintah daerah dengan Ombudsman RI demi terwujudnya perbaikan kualitas pelayanan publik.

Hal ini diungkapkannya saat menyampaikan materi pada Workshop Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI di Ballroom Meranti, Hotel Mercure Pontianak, Senin (31/5/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 14 pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menekankan, setiap pelayanan publik harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mudah diakses oleh masyarakat.

SOP tersebut harus terus dievaluasi demi memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Mulai Hari Ini, KAI Jual Tiket Tambahan Mudik Lebaran

“Nah, evaluasi itu biasanya dilakukan dengan inovasi-inovasi, sehingga semakiin hari semakin baik, cepat, murah, transparan, dan semakin maju,” ujar dia.

Apabila di setiap pelayanan publik telah memiliki inovasi, maka dipastikan pelayanannya betul-betul baik.

Dikatakan H. Sutarmidji, suatu daerah baru bisa maju dan bersaing apabila standar dan pelayanan publiknya sudah baik dan bagus.

“Tetapi jika tidak, malah sebaliknya akan susah.

Apabila masyarakat mengurus izin atau apapun berbelit-belit, maka akan susah bersaing,” kata dia.

Lebih lanjut Gubernur Kalbar mengatakan, Kalimantan Barat akan cepat bangkit apabila didukung dengan kualitas pelayanan publik yang baik.

Baca Juga  Kapolsek Pontianak Timur AKP Prayitno Pimpin Apel PPKM Darurat

Dia mencontohkan, bahwa selama ini Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Barat selalu berada di posisi keempat se-Kalimantan. Akan tetapi, saat ini pertumbuhan ekonomi Kalbar sudah berada di posisi kedua, setingkat di bawah Kalimantan Timur.

“Kita hanya kalah dari Kaltim.

Bisa saja kita menang dari Kaltim, asal diberi kemudahan, transparansi, tidak ada hambatan, dan investasi.

Investasi Kalbar terus meningkat, dari 2018 itu Rp15,5 Triliun, 2019 meningkat menjadi Rp18,6 Triliun, dan 2020 meningkat menjadi Rp20,20 Triliun, karena sering diberikan kemudahan (berinvestasi),” pungkas H. Sutarmidji.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dolar Tembus Rp16.300, Ini Sebenarnya yang Terjadi Pada Rupiah!

Arsip

Rupiah Menguat ke Rp 13.109 per USD

Berita

Bupati Kapuas Hulu hadiri Pra Rapat Anggota Tahunan CU Keling Kumang

Berita

Jelang New NormalBupati JR Saragih Minta Pangulu Buka Portal

Berita

Pangdam XII/Tpr Tinjau Serbuan Vaksinasi di Ketapang*

Berita

Rizieq Shihab Tak Hadiri Sidang Perdana Gugatan Praperadilan di PN Jakarta Selatan

Berita

Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Jalani Pemeriksaan

Berita

3 Kepala Dinas Tidak Hadiri Pelantikan KTNA, Wabup Kabupaten Sambas, Kecewa.