Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 17:16 WIB

Pontianak Dapat Pelatihan Adaptasi dan Mitigasi Bencana dari GCoM.

Viewer: 311
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Pontianak,KOMPAS NASIONAL Kalbar,- Global Covenant of Mayors (GCoM) for Climate and Energy memberikan pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project, satu diantaranya Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pelatihan ini sebagai kelanjutan dari kerjasama antara GCoM for Climate and Energy dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Dalam pelatihan ini dijelaskan berbagai hal yang harus dilakukan dalam mitigasi bencana yang diakibatkan perubahan iklim.

“Hasilnya akan ditindaklanjuti sehingga Kota Pontianak bisa memberikan sumbangsih untuk penanganan efek emisi gas rumah kaca di Indonesia,” ujarnya usai membuka pelatihan adaptasi dan mitigasi bencana perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project di Ruang Pontive Center, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga  Polisi Perketat Pengamanan Sidang Vonis Teroris Aman Abdurrahman Besok

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini akan memberikan wawasan dan strategi yang harus dilakukan dalam mengantisipasi apabila terjadi bencana akibat perubahan iklim, terutama di saat musim penghujan maupun kemarau. Sebagaimana diketahui, efek emisi gas rumah kaca menyebabkan perubahan iklim secara ekstrim.

Dampaknya juga dirasakan di Kota Pontianak, misalnya jika memasuki musim penghujan, curah hujannya sangat besar. Demikian pula bila memasuki musim kemarau maka waktunya akan berlangsung lama.

“Semua itu diakibatkan oleh efek emisi gas rumah kaca,” katanya.

Edi menambahkan, Kota Pontianak sebagai bagian dari Pulau Kalimantan yang disebut sebagai paru-paru dunia, merupakan penyumbang oksigen terbesar di negara tropis. Untuk itu, setelah ada pemetaan titik-titik lokasi bencana, maka selanjutnya menentukan implementasi lebih lanjut.

Baca Juga  Sosialisasi SIM C dan SIM D

“Apa yang menjadi tanggung jawab kita, misalnya penghijauan, pengurangan karbon monoksida dari kendaraan bermotor, pengelolaan sampah organik dan sebagainya,” pungkasnya.

Program GCoM Asia Project ini adalah inisiatif yang didanai sepenuhnya oleh Uni Eropa.

Pontianak terpilih sebagai salah satu kota percontohan di Indonesia selain Tangerang, Minahasa Utara, dan Medan.

Sedangkan di seluruh Asia Tenggara ada 16 kota.

Kemudian GCoM Asia Project terdiri dari delapan negara yakni Jepang, Cina, Korea Selatan, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand dan India.

Diharapkan dari kota-kota percontohan itu bisa terjalin sinergitas, saling sharing dan belajar.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Dan Dewan Kapuas Hulu Salurkan Bantuan Banjir Di Suhaid

Berita

HUT Kota Medan Ke-428, KAI Diskon Harga Tiket

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Proses Pemakaman Warga.

Berita

Balitbang Gelar Webinar Majelis Pertimbangan

Berita

SBSI 1992 Mengusulkan Selain Mendapat Mendapat bantuan Kartu Prakerja Dari Pemerintah Juga Mendesak Pemerintah Supaya Melonggarkan Pencairan Dana JHT

Berita

Info Wisata, Liburan ke Danau Toba

Berita

KPUD Terima Data Dari Disdukcapil Tapsel Daftar Pemilih Berkelanjutan 207.498 Pemilih

Berita

Viral ‘Pria-Wanita Bercumbu Tak Bisa Dilepas’ di Sumut, Begini Faktanya