PADANGSIDIMPUAN | Kompas Nasional – Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Intitut Teknologi Bandung (ITB) bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).
Hal ini bertujuan untuk memotret kesiapan digital kota dan memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan permasalahan kota, sehingga dapat dijadikan acuan bagi tata kelola kota di Indonesia.
Diskusi Kota Cerdas, Riset dan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 yang dilakukan secara virtual diikuti para pemangku jabatan di beberapa daerah diantaranya Walikota P.Sidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH dari Aula Kantor Walikota P.Sidimpuan, Selasa (15/11).
Dalam pemaparannya, Walikota P.Sidimpuan menjelaskan tentang kondisi eksisting pembangunan Smart City di Kota P.Sidimpuan. Dimana secara regulasi Pemko P.Sidimpuan pada tahun 2021 seudah menyampaikan Ranperda tentang E-Goverment kepada DPRD Kota P.Sidimpuan untuk dibahas dan disetujui menjadi perda.
Kemudian menerbitkan Perwal P.Sidimpuan Nomor 27 tahun 2021 tentang penyelenggaraan sistem pemerintah berbasis elektronik dan rencana induk SPBE Kota P.Sidimpuan dan adanya website yang terintegrasi dengan aplikasi perangkat daerah.
Walikota juga menjelaskan bahwa saat ini Pemko memiliki 8 layanan pemerintah yang sudah terelektronifikasi seperti Hallo Sidimpuan bebasis android, PPID, Webmail, Eplanning, Sipt, Silayda, Siparida dan ELHKPN.
Mengenai kesiapan infrastruktur digital Walikota mengatakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi seperti adanya server, storage, router, switch dan koneksi jaringan terpusat pada Dinas Komunikasi dan informatika Kota P.Sidimpuan.
“Akan tetapi kurangnya sumber daya manusia yang ada dalam mengembangkan teknologi informasi, minimnya sarana dan prasarana dan keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam membangun smart city di Kota P.Sidimpuan” ucap Walikota. (Ikhfan)







