Home / Berita

Rabu, 24 Maret 2021 - 12:25 WIB

Gubernur Kalbar Menyerahkan LKPJ Tahun 2020 ke Dewan.

Viewer: 488
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Kalbar Tidak Mengalami Defisit

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji S.H., M.Hum., menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Kalbar M. Kebing L, S.H., di ruang Balairung Sari Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (23/3/2020).

Dalam LKPJ Tahun Anggaran 2020 itu, Gubernur Kalbar mengatakan, penyerapan pendapatan daerah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang mencapai 97,68 persen dari target yang ditentukan.

Bahwa Pendapatan Daerah sebesar Rp. 5,799 Triliun lebih, dengan realisasi sebesar Rp. 5,665 Triliun lebih atau 97,68 persen. Terdiri dari PAD Rp. 2,154 Triliun lebih, Dana perimbangan Rp. 3,506 Triliun lebih, serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp. 4,137 Miliar lebih, ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum.

Baca Juga  Meninggalnya Angggota DPRDSU Karena Covid-19, 41 Orang Jalani Rapid Test

Sedangkan untuk belanja daerah pada tahun anggaran 2020 sebesar 6,326 Triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp. 5,879 Triliun atau 92,93 persen yang meliputi belanja langsung maupun belanja tidak langsung.

Belanja Tidak Langsung yang direncanakan sebesar Rp. 3,721 Triliun lebih yang terealisasi sebesar Rp. 3,459 Triliun lebih atau 92,98 persen. Sedangkan untuk Belanja Langsung yang direncanakan sebesar Rp. 2,605 Triliun lebih, yang terealisasi sebesar Rp. 2,419 Triliun lebih atau 92,85 persen, ujarnya.

Untuk Penerimaan Pembiayaan Daerah pada Tahun Anggaran 2020 ditetapkan sebesar Rp. 577,26 Miliar lebih yang dialokasikan untuk Penyertaan Modal atau Investasi Pemerintah Daerah sebesar Rp. 50 Miliar, sehingga pembiayaan netto menjadi Rp. 527,26 Miliar.

Baca Juga  Bekerjasama dengan Dinkes dan Pukesmas, Polres Melawi Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara Ke-76

Maka dari data tersebut secara total tidak terjadi defisit anggaran di tahun 2020, tegasnya.

Pelaksanaan pembangunan oleh Pemerintah Provinsi Kalbar selain didukung oleh APBD juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa dana dekonsetrasi dengan anggaran sebesar Rp.105 Miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp. 97 Miliar lebih atau 92,16 persen. Untuk tugas pembantuan dengan nilai anggaran sebesar Rp. 136 Miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp. 110 Miliar atau 81,03 persen.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota P.Sidimpuan Terima Ekspos Buku Kearifan Lokal SD-SMP

Berita

Personil Polsek Jongkong Giat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas Bersama.

Berita

Kapolresta Pontianak Tinjau Lokasi Vaksinasi Tahap 2 di FK Ekonomi Untan

Arsip

Presiden Duterte bakal mundur jika anaknya terbukti korupsi

Berita

Wagub Kalbar Menghadiri Rakor Percepatan Vasinasi Covid-19 di Mempawah

Berita

DPC GAMKI Halmahera Selatan Masa Bakti 2019-2022 Resmi Dilantik.

Berita

Gelar Apel Operasi Bina Karuna Kapuas 2022, Polda Kalbar Serius Tangani Karhutla

Berita

Peringatan Isra’ Mi’raj , Pangdam XII/Tpr : Wujudkan Akhlakul Karimah Bagi Prajurit dan PNS*