Home / Berita

Minggu, 26 September 2021 - 12:08 WIB

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Berhasil Gagalkan Penyulundupan Ratusan Satwa Ilegal.*

Viewer: 487
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Sanggau Kalbar, Kompas Nasional.com. Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns berhasil menggagalkan penyelundupan satwa ilegal berjenis burung Kacer sejumlah 150 ekor yang dibawa menggunakan mobil pada saat kegiatan sweeping rutin Pos Pamtas Sungai Daun di Jalan Lintas Batas Malaysia-Indonesia, Dusun Sungai Daun, Desa Malenggang Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggu, Kalimantan Barat. Sabtu (25/9/21).

Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau pada Minggu (26/09/2021).

Dansatgas mengatakan, upaya mencegah peredaran barang-barang ilegal masuk ataupun melintasi wilayah Indonesia yang dilakukan anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns kembali membuahkan hasil, setelah personel Satgas Pamtas Pos Sungai Daun melaksanakan Sweeping di jalan utama lintas batas Malaysia-Indonesia.

Baca Juga  Polri Terima Red Notice Terkait Kasus Alum Bocah Argentina

Berawal dari kecurigaan Batih SSK 3 Serda Bagus dan 4 orang anggota pada saat pelaksanaan sweeping kendaraan, melihat banyaknya kotak keranjang di dalam mobil. Pada saat diperiksa terdapat 15 kotak keranjang berisikan 150 ekor burung kacer dan setelah proses pemeriksaan, benar burung ilegal tanpa dokumen resmi. Ungkap Dansatgas.

Barang bukti 150 ekor burung kacer beserta sopir berinisial “S” (32th) dan pemilik “B” (40th) selanjutnya dibawa ke Pos Kotis Entikong untuk diamankan dan kemudian diserahkan kepada pihak Stasiun Karantina Pertanian dan Hewan Entikong.

Lettu Inf Restu BP selaku DanSSK 3 Sungai Daun menambahkan, sesuai arahan Dansatgas kami jajaran Pos SSK 3 akan terus konsisten meningkatkan pengawasan dengan melaksanakan kegiatan patroli di jalur perbatasan RI-Malaysia guna mencegah kerugian negara melalui praktik kegiatan ilegal sehingga tercipta kondisi perbatasan tertib dan aman.

Baca Juga  Rumah Sekaligus Gudang Gas Terbakar, 5 Korban Tewas

Dengan adanya pencegahan ilegal satwa ini dapat mendukung pemerintah dalam menjaga populasi dan habitat burung di hutan alam wilayah perbatasan,” ujarnya.

drh. Astried dari karantina pertanian dan hewan entikong mengatakan satwa liar dari hutan tidak dapat diperjualbelikan secara bebas harus melalui proses penangkaran sampai dengan budidaya hal ini untuk menjaga habitat satwa liar tersebut di alamnya.

“Terima kasih kepada Satgas Pamtas yang telah bersinergi mencegah adanya praktik ilegal satwa ini sehingga habitat burung kacer ini terjaga, kedepan burung kacer ini akan kami lepasliarkan kembali ke alam,” ucapnya. (Pen Satgas Pamtas 643)

(Darwis)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Demonstran Myanmar Serukan Mogok Massal, Junta Militer Langsung Keluarkan Ancaman

Berita

Mencekam Pada Periode Kedua Pemkab Humbahas Masih Berkotak Katik Dalam Tata Kelola Pemerintahan Alias “AMBIGU”.
Foto Ilustrasi

Berita

Lonjakan Kasus dan Kematian Covid-19 di Tengah Kasus Omicron XBB

Berita

Rombak Kantor Bupati Kapuas Hulu Jadi Gedung Pelayanan Satu Atap

Berita

Risma Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri Sosial Menggantikan Juliari Batubara

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Terima Audiensi PSSI Kalbar Jelang Bergulir nya Liga 3

Berita

Hari Ini, Kasus Baru Positif Covid-19 Capai 1.043, di Jakarta Paling Banyak

Berita

Dengan Menerapkan Prokes, Kodim 1208/Sambas Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II TA 2021