Home / Berita

Rabu, 15 September 2021 - 21:30 WIB

Disdik Siantar : PTM Terbatas Disesuaikan Dengan Pengumuman PPKM 20 September 2021

Viewer: 400
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Menurut aturan PPKM terbaru, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dapat dilaksanakan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3. Sementara itu, Kota Pematangsiantar sudah diumumkan pemerintah pusat bahwa statusnya dalam penerapan PPKM telah turun dari level 4 menjadi level 3.

Meski begitu, Pemerintah daerah melalui dinas pendidikannya belum membuka sekolah untuk melakukan belajar tatap muka. Alasannya, pemerintah masih akan menunggu perkembangan baik penanganan pandemi Covid-19. 

“Selama PPKM level tiga ini akan dilihat dulu perkembangan kasus Covid-19 di Siantar hingga batas waktunya tanggal 20 September 2021. Apakah semakin cenderung menurun atau landai barangkali. Dan level juga bisa turun,maka ujicoba PTM bisa dilakukan,”kata Kabid PAUD dan Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pematangsiantar, Lusamti Simamora Rabu, (15/9/21). 

Baca Juga  Antisipasi Penularan Virus Campak Rubella, Ratusan Pelajar SMPN 2 Pematangsiantar Divaksin

Dia menuturkan, kebijakan ini ditetapkan berdasarkan pertemuan pihaknya dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP Covid-19) Kota Pematangsiantar, serta dihadiri beberapa Guru kepala sekolah tingkat SMP. Dan juga berdasarkan surat instruksi Walikota Pematangsiantar nomor 5 tahun 2021.

Meski demikian, ucap Lusamti, PTM terbatas pun tidak dipastikan dapat terlaksana pada tanggal 20 September 2021 nanti. Pihaknya perlu melakukan persiapan, seperti penyambutan pada peserta didik, mensosialisasikan kepada masyarakat sekolah, masyarakat sekitar, dan juga para orangtua.

“Memang, sebelumnya sudah kami persiapkan segala sesuatu apabila sekolah dibuka kembali. Terutama dalam hal penyediaan saran dalam menegakkan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai dengan ketetapan di SKB 4 Menteri dan Inmendagri. Namun, perlu diulang lagi pengecekannya agar PTM bisa berjalan dengan lancar dimasa pandemi ini,”jelasnya.

Baca Juga  DOSMAR-OLOAN, DIBANJIRI UCAPAN SELAMAT USAI TIM INTERNAL HITUNG CEPAT HASILPILKADA HUMBAHAS 2020

Terkait penyelenggaraan PTM terbatas, Lusamti mengatakan tidak harus memenuhi 50 persen dari kapasitas kelas. Hal ini dilihat dari kondisi masing-masing sekolah, harus ada penyesuaian. Ada sekolah nantinya hanya dibawah 50 persen yang diperbolehkan PTM. 

“Kondisi tiap-tiap sekolah berbeda-beda. Soalnya, ada sekolah yang memiliki semua tingkat pendidikan. Mulai dari TK hingga perkuliahan. Jadi, ini akan kita bagi waktunya jangan sampai menimbulkan kerumunan ketika PTM terbatas dilaksanakan nanti,”pungkasnya. 

Lalu, bagaimana dengan vaksinasi pelajar? 

“Kami sudah memberikan data – data dari siswa yang akan diberikan vaksin Covid-19. Harapan kami juga, para pelajar dapat segera dilakukan vaksin untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus Corona. Jadi kalau siap membuka sekolah tapi belum divaksin, anak-anak masih tetap berisiko,”terangnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Resepsi saat PPKM Daruat, Lurah Pancoran Mas Dicopot

Berita

KETUA DPC FSBSI KETAPANG DAN KOPERASI LINGGAJATI TANDATANGANI PERJANJIAN BERSAMA.

Berita

Wali Kota Sidempuan Sambut Kepulangan Satgas Pamtas RI – PNG

Berita

Dandim 1206/Psb, Letkol Inf Jemi Oktis Oil,S.IP ikuti syukuran dalam rangka HUT ke-70 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Berita

TRC PPA Beri Penghargaan Kepada Kapolres dan Unit PPA Polres Kampar

Berita

Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Babinsa Koramil Marau Dampingi Tenaga Medis.

Asahan

Penasehat Rumah Sahabat Dai Sumut KH Abdul Sowan Serta Keluarga Silaturahmi Bersama Bupati dan Wakil Bupati Asahan

Berita

Gubernur Kalbar Sutarmidji : Selamat Hari Bhayangkara Ke- 75, Salam Presisi