Home / Berita / Daerah / Medan / Nasional / Reviews / Travel

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:26 WIB

Pencarian Korban Tenggelam di Danau Toba Diperpanjang Jadi 10 Hari

Upaya pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. (Foto: Dok. REUTERS/Albert Damanik)

Upaya pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. (Foto: Dok. REUTERS/Albert Damanik)

Viewer: 674
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

KompasNasional.com – Pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), dari yang sebelumnya ditetapkan selama tujuh hari berpeluang ditambah. Hal itu diungkap Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi.

“Kami bersinergi dengan stakeholder lain seperti TNI, polisi untuk bersama-sama mencari korban selama tujuh hari. Jika tidak ditemukan akan ditambah selama tiga hari. Bila setelah 10 hari korban tidak ditemukan, namun masih ada kemungkinan untuk pencarian, maka waktunya akan ditambah lagi,” kata Syaugi di Istana Bogor, Rabu (20/6/2018).

Dia mengatakan, KM Sinar Bangun yang berkekuatan 35 gross ton (GT) hanya berkapasitas 43 penumpang. Namun berdasarkan laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, ditengarai kapal itu memuat hingga mendekati 200-an orang.

Baca Juga  Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

“Karena ini keluarga kita juga, maka kami akan all out dalam pencarian untuk menemukan para korban seperti arahan Presiden,” ujar Syaugi.

Dia menjelaskan, Basarnas, Kemenhub, KNKT, dan Jasa Raharja sudah berunding dan membagi tugas. Tim melibatkan 70 personel Basarnas termasuk Basarnas Special Group yang memiliki tiga kemampuan darat, laut, dan udara untuk menyusuri lokasi kapal tenggelam hingga radius tujuh kilometer (Km).

“Selain personel penyelam, kami juga menggunakan alat khusus yaitu remote under water vehichle yang bisa melihat sampai 300 meter. Karena lokasi kecelakaan memiliki kedalaman 300-500 meter,” tuturnya.

Baca Juga  Dirut PLN: Melalui PMN, Kami Mendapat Mandat Mulia Menyediakan Listrik Bagi Rakyat di Daerah 3T

Ketika kecelakaan terjadi, dilaporkan ada angin bertiup sangat kencang dan ombak di perairan Danau Toba cukup tinggi sedangkan kapal mengangkut penumpang yang diperkirakan lebih dari 200 orang termasuk sepeda motor yang cukup banyak.

Hingga saat ini jumlah korban yang berhasil dievakuasi sejumlah 22 orang dengan rincian 18 dalam kondisi selamat dan 4 orang telah meninggal. Tidak ada manifes kapal yang hanya berkapasitas 43 penumpang tersebut, sehingga saat ini total diperkirakan ada 192 orang yang masih hilang di Danau Toba.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sesuai Perintah Kadisdik Provsu Cabdisdik Siantar Siap Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Berita

UMP 2026 Difinalisasi Hari Ini, Pramono Janji Beri 3 Insentif untuk Buruh

Berita

Kapolsek Ella Hilir dan Personil Kawal Pemakaman Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19*

Berita

Edi Dukung STIS Syarif Abdurrahman Cetak SDM Berkwalitas

Berita

Tingkatkan Sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, PLN UP3 Ketapang Siap Sukseskan Gelaran MTQ ke XXX

Berita

Sekda Lakukan Sidak Kehadiran ASN Serta THL Pasca Cuti Bersama Dan Libur Natal

Berita

Kapolda Metro: Polsek Cirasas Diserang 100 Orang

Berita

Tempat Kerumunan Berpotensi Penularan Covid-19