Home / Ekonomi

Kamis, 8 Juli 2021 - 20:32 WIB

Saham Bakrie Lesu Usai Ardi-Nia Ramadhani Ditangkap Polisi

Viewer: 449
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional l Sejumlah saham perusahaan grup Bakrie melemah setelah Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani ditangkap aparat kepolisian atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Kamis (8/7).
Salah satu usaha Bakrie di bidang media misalnya, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) terjun 3,51 persen pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. VIVA dibanderol Rp55 per saham, turun dari pembukaan perdagangan di level 57. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp6,45 miliar.

PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), usaha media Bakrie lainnya juga lesu. Emiten terkoreksi 1,61 persen ke posisi Rp61 per saham.

Baca Juga  Demi Tax Amnesty, Kantor Pajak Buka Setiap Hari

Hal serupa turut terjadi pada usaha di sektor perkebunan. PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) terpantau anjlok 1,8 persen untuk periode sama dan ditutup di posisi 109. Namun, pelaku asing masih melakukan beli sebesar Rp1,39 miliar.

Di sektor energi ada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang ikut melemah 0,83 persen menjadi Rp120 per saham. Pelaku asing melepas Rp337,89 miliar kepemilikan di ENRG.

Di sisi lain, beberapa saham keluarga Bakrie lainnya tidak bergerak alias berstatus saham ‘gocap’, seperti PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Baca Juga  Ini Perwira Polri Penerima Ratusan Juta Rupiah Dari Bandar Narkoba Akiong

Sementara, masih ada perusahaan Bakrie yang diapresiasi pasar. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau menguat 1,69 persen ke level 60. Kemudian, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 2,8 persen menjadi Rp110.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan penangkapan Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie. Dalam penangkapan ini polisi turut menemukan barang bukti narkoba jenis sabu. Namun, belum diketahui total beratnya.

“Saya membenarkan NR dan AB sementara dilakukan di Polres Jakpus,” katanya, Kamis (8/7). (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pantai Pangandaran bebas PKL

Berita

Mahathir Ajak Pengusaha RI Investasi di Malaysia
Harga Karet Sudah Tembus Rp 13.500 Hingga 15.500 per Kg, Petani Karet pun menjadi Lega -KompasNasional

Arsip

Harga Karet Sudah Tembus Rp 13.500 Hingga 15.500 per Kg, Petani Karet pun menjadi Lega

Daerah

Aksi Sosial, BMS Halsel Salurkan Paket Sembako Untuk Lansia

Arsip

Ahok Akui Belum Mampu Kendalikan Harga Cabai

Arsip

Menteri Rini Target Divestasi Saham Freeport Kelar di 2018

Ekonomi

Blak-blakan Ahok: Saya digaji untuk menyelamatkan Pertamina

Arsip

Menteri Susi: Indonesia Sangat Serius Tangani Kejahatan di Lautan