Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Pemuda Batak Bersatu (PBB) Pamatang Sidamanik dan PBB Sidamanik, didampingi Rio Arjuna Damanik dengan Wakil Ketua DPC Simalungun Andi Tondang dampingi korban kasus penipuan polisi gadungan ke Polda Sumut.
Hal ini dikatakan Dorisma Aritonang selaku Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) Pamatang Sidamanik Selasa,(29/6/2021)
“Kami sedang dalam perjalanan menuju Polda Sumut. dengan tujuan terkait pendampingan Kasus Penipuan yang dialami oleh Saudara dari penasehat Pematang Sidamanik Eva Mayasari boru Manurung”.kata Dorisma melalui pesan WathsApp.
Dorisma juga mengatakan, Bahwa perlu dikatahui Eva Manurung adalah korban yang merasa tertipu oleh saudara Ahmad Sofyan yang mengaku sebagai anggota Polri yang bekerja di Polda Sumut.
Dimana saudara Ahmad Sofyan ini meninggalkan Eva Manurung sehari sebelum pernikahan hari “H”, sementara persiapan pesta sudah berjalan sekitar 80 persen, dan selanjutnya diketahui bahwa saudara Ahmad Sofyan yang mengaku sebagai aparat kepolisian POLDA SUMUT ini, selama kurang lebih 6 bulan, sudah menyebabkan kerugian secara Materi, batin dan Marwah. Ujar Dorisma Aritonang.

Masih kata Dorisma, Setelah mengetahui kejadian tersebut pengurus PBB berkunjung dan langsung berkomunikasi dengan pihak keluarga. Mereka ingin melaporkan Pelaku tersebut.
“Sebagai Boru Batak saya secara pribadi ingin membantu saudari Eva Manurung. Kami menyimpulkan PBB yang ada di Pamatang sidamanik dan DPC PBB Simalungun siap untuk mendampingi”.Tegas Dorisma.
Kami dari PBB Pematang Sidamanik dengan harapan besar si pelaku bisa ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya supaya hal seperti ini tidak terjadi atau terulang lagi.Pungkasnya.
Sebelumnya, Pria yang mengaku Polisi berpangkat Komisaris Polisi (KOMPOL) yang betugas di Polda Sumut bernama Ahmad Sofian benar-benar telah melakukan penipuan,pasalnya menjelang hari pernikahannya dengan Eva Mayasari Manurung (29) yang seharusnya acara pesta pernikahan akan digelar Sabtu 26 Juli 2021 di tempat kediaman dari Pengantin perempuan yang beralamat di Nagori (Desa) Gorak, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara gagal dikarenakan Ahmad Sopyan pengantin laki-laki kabur Kamis 24 Juni 2021 sekitar pukul 18.00 WIB sampai hari tanggal pernikahan tidak kunjung pulang dan nomor handpone miliknya tidak bisa dihubungi.

Adapun alasan Ahmad Sopyan berpamitan ke pihak keluarga perempuan untuk menjemput keluarganya ke bandara Kualanamu yang datang dari Solo, namun ditunggu sampai tanggal acara pernikahan Ahmad tak kunjunng datang.
Atas kejadian tersebut sontak keluarga dari pihak perempuan juga Pengatin perempuan syok bahkan warga kampung sampai kebingungan, karena semua perlengkapan pesta sudah disiapkan, terlihat seperti teratak, tenda sudah dipasang.dan undangan sudah berjalan semua
Menanggapi kejadian pilu tersebut awak media pun mencoba menggali informasi kepada Pangulu/Kepala Desa Gorak terkait kaburnya dan siapa Ahmad Sofian si pengantin laki-laki tersebut.
Sejauh ini Kepala Desa Gorak, Dorlen Damanik juga mengaku tertipu oleh Polisi gadungan yang telah menguras harta warganya. Dia berharap agar pelaku dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Toni Tambunan






