Home / Opini

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:20 WIB

Kekuatan di Balik Anies Baswedan Nyapres di 2024, JK Akan Mati-matian…

Viewer: 515
0 0
Terakhir Dibaca:45 Detik

Kompasnasional l Pengamat politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute) Muhammad Mualimin menilai mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bakal punya pengaruh besar untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan mendukung Anies Baswedan.

Mualimin menjelaskan, berbagai cara akan JK legalkan agar Anies Baswedan bisa melanjutkan estafet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga  Airlangga-AHY di Pilpres 2024, Qodari: Agak Halusinasi, Kasihan Golkar

“JK akan mati-matian mem-backup anak didiknya itu,” jelasnya.

Menurutnya, JK memiliki kedekatan personal yang cukup dalam dengan Anies Baswedan.

Jadi, tidak perlu kaget jika memberikan dukungan besar.

“Mereka bagian dari lingkaran alumni HMI yang sedari awal Pilgub 2017 saling menguatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, pengamat politik Tony Rosyid mengatakan, Anies Baswedan punya peluang dalam Pilpres 2024, tetapi sebaiknya jangan sebagai presiden.

Baca Juga  Wanita Ini Polisikan Waket DPRD Tapteng

“Untuk Anies, dari pada nyapres, sepertinya lebih baik bertarung kembali di DKI,” katanya.

Tony menjelaskan, Anies Baswedan lebih punya peluang besar di Pemilihan Gubernur (Pilgub) ketimbang Pilpres.


Setidaknya potensi kemenangan di Pilgub DKI di depan mata,” ujarnya.
(WE/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, HRS Dinilai Sulit Ambil Simpati Hakim

Berita

Antasari Azhar Restui Firman Wijaya Lawan SBY

Opini

Sebut Fadli Zon Sudah Off Side dalam Mengkritik , Peter Gontha: Percuma IQ 130

Opini

Jerinx SID Tantang Polisi Soal Demo Tolak Tes Covid-19, Ini Reaksi Polri

Opini

Hendropriyono Prediksi Ancaman Indonesia 2021

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Opini

Meski Didukung PDIP, Prabowo Bakal Tumbang Jika Maju di Pilpres 2024, Rakyat Sudah Kecewa

Opini

Peran Oposisi PKS, Demokrat dan PAN bak Pepatah Arab ‘Wujuduhu Kaadamihi’