Home / Nasional

Kamis, 10 Juni 2021 - 14:58 WIB

Dewan Pengawas KPK Proses Laporan Pelanggaran Etik Lili Pintauli Siregar

Viewer: 463
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kompasnasional l Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) sedang memproses laporan dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. 

Laporan itu dilayangkan mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko serta dua penyidik KPK Novel Baswedan dan Rizka Anungnata. 

Laporan ini terkait peran Lili dalam kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai yang telah menjerat mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. 

“Sudah (diterima laporannya), sedang diproses administrasinya,” ujar Anggota Dewan Pengawas KPK Albertina Ho ketika dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021). 

Ia mengatakan, Dewan Pengawas KPK akan memproses laporan dugaan pelanggaran etik itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti. 

Hal ini, kata dia, sesuai dengan yang disampaikan Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers beberapa waktu lalu. 

Baca Juga  Pramono Perpanjang GT Fatmawati Gratis Sampai Akhir Oktober

“Untuk dugaan pelanggaran etik Ibu Lili, kan sudah disampaikan ketua Dewas dalam konpers beberapa waktu yang lalu akan diproses Dewas dengan mengumpulkan bukti-bukti,” katanya. 

Adapun Lili dilaporkan atas dua dugaan pelanggaran etik. 

Pertama, Lili diduga menghubungi dan menginformasikan perkembangan penanganan kasus Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial. 

Atas dugaan perbuatan tersebut, Lili diduga melanggar prinsip Integritas yang tercantum dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a, Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Tersangka Wali Kota Tanjung Balai, M Syahrial meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021). M Syahrial diperiksa perdana usai ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjung Balai Tahun 2020-2021. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca Juga  Terungkap di Persidangan, Pembunuhan Acek Kos Sudah Direncanakan

Kedua, Lili diduga menggunakan posisinya sebagai pimpinan KPK, untuk menekan Syahrial terkait penyelesaian kepegawaian adik iparnya Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kualo Tanjungbalai. 

Atas dugaan perbuatan tersebut, Lili diduga melanggar prinsip Integritas yang tercantum dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b, Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ket:Foto//Foto bersama pengurus inti lions club golden estate dan anak - anak panti asuhan.

Berita

Lions Club Golden Estate Berbagi Kasih Natal Hadiahkan Hunian Layak Bagi Anak Panti Asuhan

Arsip

Ada Wacana Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Nasional

Udin dan Gobel Tewas, Pak Guru sama Jaka Cs Dicari Pasukan Khusus TNI

Berita

Hebo! Video Penemuan cacing pita Didalam ikan kaleng

Nasional

Mahfud MD Buka Kartu Soal ‘Perasaan’ Jokowi ke Rizieq Shihab

Arsip

Para rival beri dukungan untuk Valentino Rossi

Berita

Ini Tanggapan BCA Terkait Rekening Milik Chicco Jerikho Diakses Orang Lain

Arsip

Robot Tenaga Surya Buatan Unikom Bandung Ini Juara di Amerika