Home / Berita

Kamis, 20 Mei 2021 - 14:56 WIB

Dukung Indonesia Makin Cakap Digital, Pemkot Pontianak Perluas Kampung Digital

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

Indeks Literasi Digital Pontianak 3,59

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sudah menerapkan digitalisasi dalam semua pelayanan publik.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, berdasarkan hasil survey status literasi digital yang dilaksanakan tahun 2020 oleh Kata Data Inside Center bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Indeks Literasi Digital Kota Pontianak adalah 3.59.

“Hal ini menunjukkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir setiap gerak Pemkot Pontianak sudah berbasis digital,” ujarnya usai menyampaikan materi sebagai keynote speech pada peluncuran Indonesia Makin Cakap Digital yang digelar Kemenkominfo RI di Hotel Mecure Pontianak, Kamis (20/5/2021).

Oleh sebab itu, Edi mengajak masyarakat untuk mendukung program-program Pemkot Pontianak yang sudah dilaksanakan selama ini terutama berkaitan dengan pembentukan kampung digital seluas-luasnya.

Kemudian tak kalah pentingnya adalah melaksanakan workshop literasi digital bagi masyarakat dalam meningkatkan kecakapannya di dunia digital.

Baca Juga  Pati Polri dan Wartawan Ramaikan Lomba Menembak Piala Kapolri

Pemanfaatan media sosial menjadi alternatif dalam menyampaikan informasi maupun komunikasi serta aplikasi-aplikasi yang tersedia.

“Banyak sekali aplikasi yang sudah kita create dalam rangka memberikan pelayanan publik yang optimal kepada warga Kota Pontianak, baik pelayanan yang sifatnya internal maupun eksternal,” sebutnya.

Dengan diluncurkan literasi digital ini ia berharap akan menambah semangat bagi aparatur di jajaran Pemkot Pontianak dalam mengimplementasikan smartcity di semua lini.

Masyarakat juga harus diberikan literasi digital agar cakap dalam memanfaatkan sarana digital.

“Kegiatan literasi digital yang diluncurkan ini tentunya menambah semangat kami dalam menciptakan Kota Pontianak yang makin cakap digital 2021,” ucap dia.

Pemerintah pusat melalui Kemenkominfo RI meluncurkan program Literasi Digital Nasional ‘Indonesia Makin Cakap Digital’.

Baca Juga  Terkait PPDB Jalur Zonasi, Disdik Siantar Tambah Gedung SMP Negeri Baru

Menteri Kominfo, Johnny G Plate melalui teleconference yang disaksikan langsung oleh para tamu undangan peluncuran Program Indonesia Makin Cakap Digital, menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Jokowi mengenai percepatan transformasi digital nasional khususnya terkait pengembangan sumber daya manusia digital.

“Program literasi digital adalah sebuah keharusan di tengah semakin intensifnya penggunaan internet oleh masyarakat,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, terdapat setidaknya 196,7 juta warganet di Indonesia.

Tugas bersama adalah memastikan anak bangsa mampu mengoptimalkan kebermanfaatan internet yang salah satunya ditandai dengan potensi digital ekonomi Indonesia, yang mana diproyeksikan mencapai sekitar USD124 miliar pada tahun 2025 mendatang.

“Di saat bersamaan literasi digital adalah sebuah keniscayaan untuk membentengi warganet dari dampak-dampak negatif internet,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Nenek 70 Tahun Diduga Dibuang Keluarganya di Pinggir Jalan, Begini Faktanya

Berita

Keluarkan Surat Edaran, Kadisdik Pemprov Sumut Pertegas Larangan Libur Nataru Meski PPKM Level 3 Batal

Berita

Danrem 121/Abw adakan malam silaturahmi bersama Dandim dan jajaran.

Berita

Pelatihan Vokasi Pemeliharaan PSU Program KOTAKUPemeliharaan dan Pemanfaatan Kawasan Parit Nanas

Berita

Plt Wali Kota Pematang Siantar Berangkatkan Empat Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2022

Berita

Pemkab Nias Selatan bersama Forkopimda Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara Virtual

Berita

Polres, TNI Serta Pemerintah Daerah Melawi Melaksanakan Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan Penerapan Protokol Kesehatan*

Berita

Susno Duadji Nilai Pengungkapan Kasus Kematian Diplomat Kemlu Sesuai Standar