Home / Berita

Selasa, 4 Mei 2021 - 07:41 WIB

Peringati Hardiknas, Kadisdik Pematangsiantar Ajak Seluruh Guru Sebagai Penggiat Merdeka Belajar

Viewer: 570
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kompas Nasional l SIANTAR – Hari Pendidikan Nasional atau sering disingkat dengan istilah Hardiknas yang jatuh pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya adalah hari yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran dan menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara.

Peringatan Hardiknas tahun ini dilakukan dengan cara yang berbeda karena pandemi virus corona. Diselenggarakan secara terpusat serta terbatas demi mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dalam masa pandemi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Plt Rosmayana Marpaung S.pd.MM mengatakan, memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021 ini mengambil tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

“Kami mengajak kepada seluruh guru baik itu SMP dan SD untuk bersama-sama sebagai penggiat, penggerak, bersinergi menciptakan semangat belajar yang merdeka, guna memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar,” katanya saat diwawancarai Mistar usai acara dialog publik yang dilaksanakan pada salah satu cafe di Jalan Lapangan Bola Atas Pematangsiantar, Minggu (2/5/21).

Baca Juga  5 Peluang Bisnis Peraup Untung Besar Saat Banjir Datang

Dia menjelaskan, seperti yang pernah diucapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, bahwa merdeka belajar adalah kemerdekaan berpikir.

Dan terutama esensi kemerdekaan berpikir ini harus ada di guru dulu. Tanpa terjadi di guru, tidak mungkin bisa terjadi di murid. Hal ini pun sesuai dengan salah satu semboyan Ki Hadjar Dewantara yang terkenal yakni, “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”.

Baca Juga  Situs "Kawin Lagi" Bagi Pria Muslim Bikin Gempar Publik Australia

Artinya, di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik, di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan ide dan prakarsa, di belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan serta arahan.

“Meski pandemi Covid-19 telah menghantam dunia pendidikan,tapi kita tetap harus hadapi dan tetap optimistis. Pemerintah saat ini, terus berupaya untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Upaya tersebut telah dirangkum dalam program merdeka belajar,” ujarnya.

Rosmayana juga berharap, semoga semangat belajar tak pernah luntur dan tetap membara meski pembelajaran saat ini tidak dilakukan secara tatap muka akibat pandemi Covid-19. Masa-masa sulit ini segera usai, dan kegiatan belajar tatap muka bisa kembali digelar di tahun ajaran baru nantinya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lokasi Perkelahian Pelajar Yang Viral Di Medsos Bukan Di Pontianak Timur

Berita

Apel Pagi Di Pimpin Oleh Kapolsek Pontianak Timur Menyampaikan Atensi Dari Kapolresta

Berita

Pangdam XII/Tpr Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kalbar dengan Perusahaan Perkebunan*

Berita

Wakil Bupati Samosir Buka Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di SMK N 1 Simanindo

Berita

Hebo! Video Penemuan cacing pita Didalam ikan kaleng

Berita

Tekan Angka Penularan Covid-19, Pemko Siantar Terapkan PPKM Skala Mikro

Berita

Gencarkan Vaksin Covid-19, Kodim 1206/Psb Laksanakan Vaksin Secara Massal di Kecamatan Semitau Kab Kapuas Hulu

Berita

HAB ke-76 Kemenag, Wali Kota Edi Ajak Warga Rawat Toleransi dan Kerukunan