Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 13:13 WIB

Diversifikasi Pangan, Cari Makanan Alternatif Pengganti Nasi

Viewer: 435
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Sosialisasi dan Pelatihan Diversifikasi Pangan

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Banyak masyarakat yang mengandalkan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari.

Padahal beragam hasil pertanian selain nasi yang dapat dijadikan makanan pokok.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai perlunya diversifikasi pangan dalam memenuhi asupan makanan seandainya suatu saat nanti beras sulit didapatkan atau harganya melambung tinggi.

“Dengan diversifikasi pangan ini kita bisa mencari alternatif makanan lainnya sebagai pengganti, jadi tidak mesti makan nasi,” ungkapnya usai membuka sosialisasi dan pelatihan diversifikasi pangan yang diikuti oleh 29 pengurus PKK kelurahan se-Kota Pontianak di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Selasa (30/3/2021).

Untuk itu, kata Edi, dibutuhkan inovasi dan kreativitas dalam menciptakan makanan sesuai standar kebutuhan tubuh dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Baca Juga  Bahas Rencana Di Posko PPKM Mikro, Babinsa Nanga Tayap, Kodim 1203/Ktp Berdiskusi Melalui Komsos.

Adanya sosialisasi dan pelatihan diversifikasi pangan ini,

ia berharap para peserta mendapatkan pemahaman dan menambah wawasan terkait pentingnya diversifikasi pangan bagi keluarga.

“Karena kita ketahui pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk selalu bugar dan sehat sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh,” terangnya.

Imunitas tubuh tidak hanya didapat dari vaksinasi, nutrisi dan gizi makanan juga menjadi bagian dari membentuk imunitas.

Bagi sebagian masyarakat ada yang belum memahami pentingnya gizi makanan. Makanan tidak hanya semata yang mengenyangkan saja, tetapi bagaimana makanan itu bisa memenuhi kebutuhan gizi.

Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, peserta akan mengetahui makanan pengganti yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan gizi.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Bersama Forkopimda Meninjau Kedatangan Tangki Oksigen Dari Serawak

“Ada makanan yang bisa dikombinasikan sehingga pemenuhan kebutuhan gizi bisa tercapai,” jelasnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak Bintoro menuturkan, program diversifikasi pangan, selain budidaya dan memanfaatkan pekarangan, juga dalam upaya meningkatkan konsumsi pangan non beras.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengalokasikan bantuan bagi nelayan dan petani yang gagal panen. “Bantuan tersebut subsidi budidaya ikan lele dan nila.

Kemudian juga dibantu alat untuk budidaya peralatan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan bibit tanaman seperti sayuran, bantuan alat transportasi seperti argo dan tossa.

“Kami juga mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat melalui DAK maupun APBN,” ucap Bintoro.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Buka Latihan Pratugas Penebalan Satuan BKO Kodim Persiapan di Wilayah Indonesia Timur*

Berita

Meski Sudah Dilarang, Masih Ada Sekolah Gelar PTM 50 Persen di Pematangsiantar 

Berita

Polda Kalbar Anjangsana ke Purnawirawan Polri dan Anggota Polri Yang Sakit

Berita

Bupati Tapsel Minta Masyarakat Tetap Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Berita

Walikota Psp Hadiri Penandatanganan Kerjasama Kemitraan PMA Dan PMDN Dengan UMKM

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon Rakor Pelaksanaan Vaksinasi*
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (nomor dua dari kanan) menjelaskan kasus pelaku penistaan agama.

Berita

Jadi Tersangka Penistaan Agama, RS Terancam Hukuman Berat

Berita

Wawako Buka Rapat Persiapan Keberangkatan Calhaj Kota Sidempuan