Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 13:13 WIB

Diversifikasi Pangan, Cari Makanan Alternatif Pengganti Nasi

Viewer: 421
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Sosialisasi dan Pelatihan Diversifikasi Pangan

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Banyak masyarakat yang mengandalkan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari.

Padahal beragam hasil pertanian selain nasi yang dapat dijadikan makanan pokok.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai perlunya diversifikasi pangan dalam memenuhi asupan makanan seandainya suatu saat nanti beras sulit didapatkan atau harganya melambung tinggi.

“Dengan diversifikasi pangan ini kita bisa mencari alternatif makanan lainnya sebagai pengganti, jadi tidak mesti makan nasi,” ungkapnya usai membuka sosialisasi dan pelatihan diversifikasi pangan yang diikuti oleh 29 pengurus PKK kelurahan se-Kota Pontianak di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Selasa (30/3/2021).

Untuk itu, kata Edi, dibutuhkan inovasi dan kreativitas dalam menciptakan makanan sesuai standar kebutuhan tubuh dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Baca Juga  Zumi Zola Kembali Jadi Tersangka

Adanya sosialisasi dan pelatihan diversifikasi pangan ini,

ia berharap para peserta mendapatkan pemahaman dan menambah wawasan terkait pentingnya diversifikasi pangan bagi keluarga.

“Karena kita ketahui pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk selalu bugar dan sehat sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh,” terangnya.

Imunitas tubuh tidak hanya didapat dari vaksinasi, nutrisi dan gizi makanan juga menjadi bagian dari membentuk imunitas.

Bagi sebagian masyarakat ada yang belum memahami pentingnya gizi makanan. Makanan tidak hanya semata yang mengenyangkan saja, tetapi bagaimana makanan itu bisa memenuhi kebutuhan gizi.

Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, peserta akan mengetahui makanan pengganti yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan gizi.

Baca Juga  Sinergitas Babinsa, Perangkat Desa, Mahasiswa Dan Pecinta Alam Bersihkan Lingkungan.

“Ada makanan yang bisa dikombinasikan sehingga pemenuhan kebutuhan gizi bisa tercapai,” jelasnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak Bintoro menuturkan, program diversifikasi pangan, selain budidaya dan memanfaatkan pekarangan, juga dalam upaya meningkatkan konsumsi pangan non beras.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengalokasikan bantuan bagi nelayan dan petani yang gagal panen. “Bantuan tersebut subsidi budidaya ikan lele dan nila.

Kemudian juga dibantu alat untuk budidaya peralatan,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan bibit tanaman seperti sayuran, bantuan alat transportasi seperti argo dan tossa.

“Kami juga mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat melalui DAK maupun APBN,” ucap Bintoro.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Sampaikan Pentingnya Jaminan Sosial Bagi Masyarakat

Berita

Tingkatkan Pelayanan Administrasi Veteran, Babinminvetcaddam XII/Tpr dan Ditjen Pothan Kemenhan RI Gelar Workshop

Berita

Hari Pelanggan Nasional, PLN Tegaskan Komitmen Terangi Seluruh NegeriĀ 

Berita

Penting nya Sinergi Antara Dinas Provinsi, Kabupaten Kota Dan PKK

Arsip

Liga Champions, Ajang Pembuktian Diri Eden Hazard!

Berita

Linda Purnama: Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Mendukung Di Bukanya Kembali Angkutan Udara Perintis Nanga Pinoh

Berita

Bentuk Tim Gugus Tugas Reforma Agraria,Tuntaskan Konflik Pertanahan

Berita

Akibat Curah Hujan, Sejumlah Desa di Kapuas Hulu Terendam Banjir