Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:11 WIB

Meski Sudah Dilarang, Masih Ada Sekolah Gelar PTM 50 Persen di Pematangsiantar 

Viewer: 381
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan sekolah – sekolah agar menghentikan sementara aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara 100 persen. Hal ini ditempuh karena kasus Covid-19 terus meningkat.

Meski begitu, faktanya ada beberapa sekolah yang tetap buka meski sudah ada larangan dari pemerintah setempat. Salah satu sekolah yang sedang menjalankan PTM terbatas  50 persen yaitu SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Kota Pematangsiantar. 

Menurut kepala sekolah SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Jarismen Sidauruk menyatakan, penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswanya akan berlaku mulai besok, Rabu (23/2/22). 

Baca Juga  Kebenaran Kritik SBY dan Kontroversi Dana Haji

“Pasalnya, penetapan pembelajaran jadi PJJ terlalu singkat informasinya. Baru kemarin sore kami terima. Sehingga terlalu terburu-buru. Jadi, hari ini kami persiapkan seluruh siswa dan ada waktu menjelaskan pada orang tua murid juga,” ucap Jarismen, Selasa (22/2/22). 

Sebelum mengambil kebijakan menghentikan PTM, kata dia, pihaknya sedang menyelesaikan suatu program berbentuk aplikasi yang disebut Office 365 untuk mempermudah peserta didiknya belajar secara daring. Jadi, hari ini pihaknya sedang sosialisasi pada murid dan orang tuanya. 

Jarismen juga dengan tegas menyatakan tidak pernah mengabaikan aturan maupun kebijakan dari pemerintah setempat melalui dinas pendidikannya. Hanya saja, lanjut dia, diputuskan kembali menutup PTM dan kembali menerapkan PJJ, berharap agar segala program yang sudah direncanakan dapat tersalurkan pada peserta didiknya. 

Baca Juga  11 PPPK Terima SK, Wali Kota : Guru Sangat Dibutuhkan

“Kami tidak melawan instruksi dari Dinas Pendidikan, hanya ingin memastikan untuk sehari saja memasukkan data – data siswa-siswi ke dalam suatu program kami. Agar nantinya program PJJ kami bisa sampai ke anak – anak semuanya. Mereka pun paham dan mengerti belajar dari rumah secara daring,” jelas Jarismen. 

Dia juga memastikan penerapan PJJ tersebut akan tetap dilakukan mulai besok, demi kesehatan dan keselamatan anak-anak dan warga sekolah lainnya, melihat kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Pematangsiantar.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Peringatan Hari Guru Nasional Dan HUT ke-76 PGRI di Kubu Raya

Berita

Beri Penghormatan ke TMP Kalibata, Kapolri Lanjutkan Semangat Pahlawan Wujudkan Indonesia Emas

Arsip

[Video] Pernyataan Syekh Ali Jaber Jadi Korban Demo 4 November

Berita

Diduga Lecehkan Sesama Profesi, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Media Harian Banyuasin

Berita

Awal tahun 2021 banyak terjadi kecelakan di jalan raya disebabkan kurangnya kesadaran pengendara akan tertib berlalu lintas*

Berita

Jampidum Setuju Selesaikan 3 Perkara Melalui Restorave Justice

Berita

Dolok Pusuk Buhit sebagai Titik Awal Peradaban Batak Setelah Kesepakatan Bersama Pada Forum Group Discussion

Berita

Bupati Tapsel Bersama Kapolres dan Kajari Tinjau Pelaksanaan Ibadah Natal 2021