Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:11 WIB

Meski Sudah Dilarang, Masih Ada Sekolah Gelar PTM 50 Persen di Pematangsiantar 

Viewer: 366
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan sekolah – sekolah agar menghentikan sementara aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara 100 persen. Hal ini ditempuh karena kasus Covid-19 terus meningkat.

Meski begitu, faktanya ada beberapa sekolah yang tetap buka meski sudah ada larangan dari pemerintah setempat. Salah satu sekolah yang sedang menjalankan PTM terbatas  50 persen yaitu SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Kota Pematangsiantar. 

Menurut kepala sekolah SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Jarismen Sidauruk menyatakan, penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswanya akan berlaku mulai besok, Rabu (23/2/22). 

Baca Juga  Bupati Tapsel Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS 2022 ke DPRD

“Pasalnya, penetapan pembelajaran jadi PJJ terlalu singkat informasinya. Baru kemarin sore kami terima. Sehingga terlalu terburu-buru. Jadi, hari ini kami persiapkan seluruh siswa dan ada waktu menjelaskan pada orang tua murid juga,” ucap Jarismen, Selasa (22/2/22). 

Sebelum mengambil kebijakan menghentikan PTM, kata dia, pihaknya sedang menyelesaikan suatu program berbentuk aplikasi yang disebut Office 365 untuk mempermudah peserta didiknya belajar secara daring. Jadi, hari ini pihaknya sedang sosialisasi pada murid dan orang tuanya. 

Jarismen juga dengan tegas menyatakan tidak pernah mengabaikan aturan maupun kebijakan dari pemerintah setempat melalui dinas pendidikannya. Hanya saja, lanjut dia, diputuskan kembali menutup PTM dan kembali menerapkan PJJ, berharap agar segala program yang sudah direncanakan dapat tersalurkan pada peserta didiknya. 

Baca Juga  Siap-siap! 7 Tahun ke Depan CPNS Hanya Fokus Guru & Nakes

“Kami tidak melawan instruksi dari Dinas Pendidikan, hanya ingin memastikan untuk sehari saja memasukkan data – data siswa-siswi ke dalam suatu program kami. Agar nantinya program PJJ kami bisa sampai ke anak – anak semuanya. Mereka pun paham dan mengerti belajar dari rumah secara daring,” jelas Jarismen. 

Dia juga memastikan penerapan PJJ tersebut akan tetap dilakukan mulai besok, demi kesehatan dan keselamatan anak-anak dan warga sekolah lainnya, melihat kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Pematangsiantar.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sat Samapta Polres Halsel Intens Laksanakan Edukasi Terkait Penerapan Pencegahan Covid – 19 Pada Masyarakat

Berita

Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Salo Apresiasi Seleksi Bakal Calon Kades

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Wujudkan Kemanunggalan Karya Bhakti Bersihkan Lingkungan Di Perbatasan

Berita

Tinjau Pos Pam, Polri Paparkan Upaya Wujudkan Mudik Aman dan Sehat
Foto tangkapan layar video viral Polisi diserang massa saat tangkap bandar narkoba di Lampung Tengah

Berita

Aksi Massa di Lampung Serang-Bacok Polisi yang Tangkap Bandar Narkoba

Berita

Walikota Psp Lantik Dan Ambil Sumpah Pejabat Yang Baru

Berita

Selamat ! Sebanyak 549 Orang Peserta Didik SMA/SMK Se Cabdis Siantar Lulus PTN Lewat Jalur SNMPTN

Berita

Tingkatkan Disiplin warga, Polsek Sungai Ambawang Intensif Berikan Himbauan Prokes