Home / Berita

Kamis, 11 Maret 2021 - 10:28 WIB

Menpora Sikapi Status Kelamin Aprilia Manganang

Viewer: 448
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Mantan atlet bola voli, Serda Aprilia Manganang, sudah jelas dipastikan sebagai seorang pria. Publik mungkin bertanya, lalu bagaimana dengan sejumlah pertandingan yang dulu pernah diikutinya sebagai atlet wanita?

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengutarakan sikapnya terkait status mantan atlet timnas bola voli putri tersebut. Ia menyatakan, apa yang terjadi pada Aprilia adalah tindakan yang tidak bisa disalahkan karena landasan medis.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, diketahui Serda Aprilia Manganang mengalami hipospadia atau kelainan pada alat kelamin. Dari situ dilakukan upaya medis untuk ditentukan status akhirnya.

fakta ini. Berdasarkan informasi dari Menpora, PBVSI juga baru mengetahui perubahan status kelamin Aprilia setelah mendengar pernyataan yang disampaikan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca Juga  Kodam I/BB Lakukan Penyidikan Terhadap Pria Ngaku TNI yang Halangi Ambulans

“Yang mengumumkan pertama kali kan Kasad, berdasarkan pemeriksaan dari RSPAD. Baik kami (Kemenpora), federasi dan cabor juga tahu informasi ini dari hasil pengumuman itu,” tutur Menpora Zainudin.

Dengan status baru Aprilia Manganang, perlu dilakukan koordinasi dengan federasi internasional. Namun Menpora menegaskan hal tersebut bukan kewenangannya dan menjadi tugas Komite Olimpiade Nasional (NOC). “Kami serahkan ke NOC, pemerintah terlalu jauh kalau ke situ. Itu tugasnya NOC, kita lihat saja nanti hasilnya seperti apa,” katanya.

Dalam riwayat pertandingannya, Indonesia mendapatkan pertanyaan dari rival Filipina terkait status kelamin Aprilia. Bahkan protes Filipina telah disampaikan kepada Komite Penyelenggara SEA Games 2015 yakni SINGSOC.

Baca Juga  Keributan Antara Koperasi MJP Kubu Raya dan Koperasi TKBM Kubu Raya Hanya Kesalahpaham

Saat itu protes Filipina mendapat penolakan. Aprilia tetap diperbolehkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang dua tahunan tersebut.

Filipina menerima keputusan SINGSOC. Akhirnya Aprilia berhasil membawa Timnas voli putri Indonesia meraih medali perunggu.

Selama aktif bermain, Aprilia Manganang berhasil menyumbangkan beberapa medali untuk timnas Indonesia. Yaitu, medali perunggu di SEA Games 2013 Myanmar dan SEA Games 2015 Singapura, serta perak di SEA Games 2017 Malaysia.

Kini Aprilia Manganang sudah resmi mengundurkan diri sebagai atlet voli. Lewat akun media sosialnya di bulan September 2020, ia menyatakan memutuskan untuk mundur dari dunia voli. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KPK Kembali Panggil Rasamala Jadi Saksi Kasus TPPU Eks Mentan SYL

Berita

Kepala SMAN 1 Tanah Jawa Tegaskan Tidak Ada Kecurangan Pada PPDB Online 2022

Berita

Klarifikasi Pelebaran Jalan, Wakil Ketua DPRD Pantas Marroha Sinaga: Sudah Sesuai Regulasi dan Mekanisme

Berita

Wako Edi Minta PDAM Tekan Kebocoran Di Bawah 30 persen

Berita

Dua Tahun Beroperasi Tanpa Izin, Hotel Baneara Jadi Sorotan di Samosir

Berita

Bupati Samosir Ikuti Peringatan Ke XXVI Hari Otonomi Daerah Tahun 2022, Secara Virtual.

Berita

Danrem 121/Abw raih gelar Doktor,

Berita

BPKP Lakukan Audit Perbaikan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit di Kalbar