Viewer: 870
0 0

Home / Berita

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 12:57 WIB

BOEING 737 Bawa 190 Orang Patah Dua saat Mendarat, Pilot dan Copilot Tewas, Korban Terus Bertambah

Viewer: 871
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Kompasnasional | Boeing 737 Bawa 190 Orang Patah Dua saat Mendarat, Pilot dan Copilot Tewas, Korban Terus Bertambah

Pesawat Boeing 737 Air India Express yang membawa 190 orang kru dan penumpang mengalami kecelakaan saat mendarat di landasan pacu Bandara Internasional Kozhikode atau Bandara Kalipur, Kerala, India, Jumat (7/8/2020) malam.

Pesawat Boeing 737 Air India Express dengan nomor penerbangan IX 344, terbang dari Dubai menuju Kozhikode, mengalami overrun hingga keluar landasan dan badan pesawat patah dua.

Pesawat Boeing 737 Air India Express dengan nomor penerbangan IX 344 tengah menjalani misi “Vande Bharat” India, memulangkan warga India yang terperangkap di luar negeri akibat lockdown.

Rincian 190 orang yang dibawa pesawat ini adalah: 174 penumpang, 10 bayi, 2 pilot dan 4 awak kabin.

“Penerbangan Dubai-Kozhikode Air India (IX-1344) tergelincir saat mendarat di Bandara Karipur sekitar pukul 19.45 hari ini,” kata juru bicara polisi Kondotty seperti dikutip oleh ANI.

Baca Juga  Peduli Kebersihan Lingkungan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Mesin Potong Rumput Kepada Warga.

“Ada 6 awak pesawat, termasuk dua pilot,” kata Air India Express.

Penerbangan Dubai-Kozhikode Air India Express jatuh ke lembah setelah mendarat di Runway 10 Bandara Karipur dan pecah menjadi dua bagian.

Co-pilotnya Kapten Akhilesh Kumar juga meninggal, lapor AsiaNet.

Seorang penumpang selamat saat dikutip oleh saluran TV Malayalam Janam mengatakan setelah pesawat tergelincir dari landasan pacu, beberapa menit, bagian depan pesawat patah.

Penumpang yang berada di kursi depan pesawat mengalami luka-luka dan tewas.

Sedangkan penumpang yang berada di bagian belakang pesawat berhasil lolos dengan luka ringan.

Menurut akun yang memantau pergerakan pesawat, Boeing 737 Air India Express IX 344, melakukan dari tiga upaya pendaratan.

Yang pertama melewati landasan pacu 10, yang kedua melewati landasan pacu 28, dan yang ketiga kembali ke landasan 10 ketika kecelakaan terjadi.

Korban tewas pertama dalam insiden tragis itu adalah sang pilot.

Baca Juga  TERIMA ENAM PUCUK SENJATA RAKITAN, DANDIM SAMBAS APRESIASI PRESTASI BABINSA.

Kapten DV Sathe didampingi oleh Kapten Akhilesh Kumar sebagai co-pilot, yang terluka parah dan dipindahkan untuk perawatan tetapi kemudian dilaporkan meninggal.

Kapten DV Sathe adalah pensiunan Angkatan Udara India dengan pengalaman terbang lebih dari 30 tahun.

Ia lulus dari kursus ke-58 di Akademi Pertahanan Nasional.

Sathe dilaporkan lulus dengan ‘Pedang Kehormatan’ dari Akademi Angkatan Udara.

Sathe ditugaskan dengan Angkatan Udara India pada tahun 1981 dan pensiun pada tahun 2003 sebagai pilot uji andal, lapor outlet India.

Di Air India, Sathe dilaporkan menerbangkan Airbus 310 sebelum mengambil penerbangan komersial Boeing 737 untuk Air India Express.

Kecelakaan pesawat besar terakhir di India terjadi pada tahun 2010 ketika sebuah Boeing 737-800 Air India Express dari Dubai ke Mangalore keluar landasan dan terbakar.

Kecelakaan itu menewaskan 158 orang dan delapan orang selamat.(TMN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (nomor dua dari kanan) menjelaskan kasus pelaku penistaan agama.

Berita

Jadi Tersangka Penistaan Agama, RS Terancam Hukuman Berat

Berita

Wali Kota Padang Sidempuan Buka Musorkot KONI Tahun 2022

Berita

Menyambut Hari Bhayangkara ke-76 Polres Ketapang Bersama Jajaran Berikan Bansos Kepada Warga

Berita

Tingkatkan semangat Bela Negara, Babinsa Sukaraja, Kodim 1203/ktp Beri Penyuluhan dan Latihkan PBB Kepada Pak Hansip.

Berita

Musrenbang Siantar Marimbun Bahas 265 Usulan

Berita

Peringati HUT Kavaleri TNI AD, Yonkav 12/BC Gelar Donor Darah*

Arsip

Orang-orang Ini Dapat Rejeki Nomplok Tak Terduga

Berita

Pemuda Miliki Gangguan Jiwa, Bakar Rumah Orangtuanya Hinggah Ludes