Home / Berita

Rabu, 29 Juli 2020 - 11:34 WIB

Seram Penipuan Kode *21* Muncul Kembali, Pelajari Modusnya!

Viewer: 644
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Kompasnasional | Kejahatan digital makin hari makin bervariasi. Seakan tak kenal lelah, pelaku kejahatan selalu punya modus penipuan baru untuk mengelabui korbannya. Nah, sudah tahu modus penipuan kode 21 kan?

Sebenarnya ini bukan modus penipuan baru. Modus penipuan menggunakan fitur call forwading. Singkatnya dengan cara ini, pelaku bisa mengambil alih akun-akun kita di aplikasi e-commerce. Duh!

Cara Kerja Modus Penipuan Kode 21

Adapun modus penipuan ini memanfaatkan kelengahan korban. Jadi pelaku biasanya mengincar korban yang hendak memesan makanan online.

Saat sudah pesan, oknum tertentu akan menghubungi korban dan menginformasikan bahwa driver yang menerima orderan bermasalah dengan motornya. Kemudian oknum akan menganjurkan korban untuk mengganti driver dengan cara mengetikkan 21nomorHP#.

Untuk kamu yang belum tahu, kode tersebut ternyata kode untuk fitur call forwading (penerusan panggilan). Jadi saat kamu ada telepon, sambungannya akan diteruskan ke nomor yang didaftarkan.

Baca Juga  Bupati Muda : Pulihkan Ekonomi Dengan Tembakul

Nah nomor HP yang diminta dimasukkan setelah kode 21 dan ditutup dengan # tadi adalah nomor pelaku. Jadi secara enggak langsung, kamu sudah meneruskan panggilan teleponmu ke nomor mereka.

Setelah itu, pelaku biasanya akan mencoba login di aplikasi tertentu yang kita punya. Umumnya sih akun e-commerce, ojek online, dan semacamnya. Pokoknya mereka mengincar yang ada saldonya deh.

Pelaku ini dengan mudah melakukan login karena menggunakan fitur kirim kode OTP lewat panggilan tadi. Tahu kan kalau kode OTP itu bisa didapatkan dengan cara-cara tertentu, tidak harus lewat pesan singkat, tetapi bisa lewat WhatsApp ataupun panggilan telepon?

Saat kode tersebut dikirim, si pemilik nomor yang didaftarkan sebagai penerima call forwarding tadi akan mengetahui Kode OTP juga. Setelah itu, saldo kamu di akun-akun tadi bisa diambil deh.

Baca Juga  Berhasil Kabur, Tahanan Kasus Narkoba Kembali diringkus Polisi

Selain pesan makan, pelaku juga sering mengincar korban yang hendak bertransaksi secara daring, misalnya seperti membayar belanja online dan semacamnya. Pelaku juga kadang mengirim pesan SMS secara acak yang didapatkan mereka dengan segala cara.

Maka dari itu, kita sebagai generasi anti modus penipuan harus aware dengan model modus penipuan ini. Edukasi orangtuamu dan anggota keluarga yang lain. Jangan mau diperdaya orang jahat dengan kode 21 tadi.

Perbanyak literasi soal keamanan digital. Soalnya selain modus penipuan tadi, ada banyak modus-modus lain yang harus kamu ketahui.(A/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Sintang Peringati Isra Mi,raj Nabi Muhammad SAW 1443 H
Foto ilustrasi penggunaan obat sirup

Berita

Daftar 3 Merek Obat Sirop Afi Farma Mengandung EG dan DEG Berlebihan

Berita

Bupati Tapanuli Utara Resmi Buka Ausbildung Demi SDM Berkualitas.

Berita

Dua Kepala Daerah Aceh Terjaring OTT KPK

Berita

Peran Kunci Suami Sandra Dewi dalam Korupsi Timah Terbongkar! Ada Tambang Ilegal

Berita

Eddy Rumpoko Didakwa Terima Suap Sekitar Rp 1,9 M

Berita

Walikota Rapat Secara Virtual, Gubsu: Target Vaksinasi Harus Mencapai Bulan November 50 Persen

Berita

Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto Salurkan Bantuan Sosial.