Home / Berita

Jumat, 5 Maret 2021 - 13:46 WIB

Pertemuan Penyelesaian Sengketa Antara Perusahaan dan Masyarakat Diwarnai Penganiayaan

Viewer: 491
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

,Polda Kalbar Turun Tangan

Pontianak Kalbar KOMPAS Nasional – Buntut dari pertemuan pembahasan penyelesaian sengketa antara PT. MISP dan tokoh adat di wilayah Kabupten Bengkayang dan Kabupaten Sambas, kepolisian mengamankan seorang berinsial HSH.

Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap General Manager PT. MISP Muhammad Hardi Kusuma saat pertemuan tersebut. Kamis (4/3)

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menyebutkan, kasus ini berawal dari Polres Sintang yang dilimpah ke Polda Kalbar.

Berdasarkan informasi bahwa tersangka pernah melakukan penganiayaan secara bersama sama di tahun 2012, dan ditangani oleh Polres Sanggau.

“Polda Kalbar menerima limpah kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku yang berinsial HSH kepada saudara Muhammad Hardi Kusuma.

Dimana penganiayaan dilakukaan pada saat kegiatan pertemuan antara PT. MISP dengan beberapa tokoh adat terkait pembahasan penyelesaian sengketa” ungkap Donny

Baca Juga  Danantara Siapkan Rp 20 Triliun buat Bikin Peternakan Ayam

Ia melanjutkan, pertemuan tersebut dilaksanakan di Aula Hotel My Home Kabupaten Sintang pada Rabu 24 Februari 2021.

Dimana Muhammad Hardi selaku GM PT.MISP bertemu ketua NAD dan ketua Tariu Borneo Bengkule Rajank (TBBR) Desa Sei Sapak.

“Saat pihak PT.MISP menjawab pertanyaan tuntutan dari para tokoh adat, salah satu oknum yang berada di lokasi acara melemparkan gelas kaca kearah General Manager sehingga korban harus mendapatkan tindakan medis berupa jahitan di area bibir” beber Kabid Humas Polda Kalbar

Menurut Donny, alasan kasus penganiayaan tersebut dilimpahkan ke Polda Kalbar karena melibatkan oknum organisasi masyarakat.

Dan menghindari timbulnya aksi aksi yang tidak diinginkan, karena melihat kejadian tersebut antara masyarakat dan sebuah perusahaan.

Pelaku saat ini sudah di amankan di Polda Kalbar sejak 1 Maret 2021.

Ia mengatakan, Polda Kalbar akan bertindak tegas terhadap siapapun itu yang melakukan perbuatan pidana dengan harapan tidak ada lagi upaya main hakim sendiri.

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Meresmikan Masjid Besar Darussalam

Walau saat ini pelaku sudah diamankan pihak kepolisian, Donny menegaskan bahwa pihaknya masih membuka apabila kedua belah pihak ingin melakukan upaya perdamaian.

“Kami persilahkan apabila dari pihak yang bermasalah saat ini akan melakukan upaya perdamaian, tapi tetap dilakukan dengan baik dan santun tanpa menimbulkan rasa ketakutan baik dari korban, keluarga korban, atau siapapun yang ada kaitan dengan korban.

Kami dari kepolisian akan bertindak profesional, prosedural dalam menangani kasus ini apabila ada upaya dari pihak tersangka untuk mengajukan penangguhan penahanan kami persilahkan, namun harus memenuhi beberapa ketentuan aturan yang ada” tutup Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bertemu Kepala Kepolisian Malaysia, Kapolri Bahas PMI Ilegal Hingga Penanganan Covid-19

Berita

Perjalanan 17 Hari Usman – Bassam Menata Birokrasi

Berita

Polda Malut Tindak Cyanida dan Carbon Berkeliaran di Halsel.

Berita

Polresta Pontianak Meriahkan Hari Bhayangkara ke-76, Gelar Lomba Kebersihan Mako dan Ruang Kerja

Arsip

LSM Minta Proyek Asal Jadi Diusut

Berita

Wawako Psp Hadiri Pembukaan MTQN Ke-37 Tingkat Provsu

Berita

Usulan Gubernur Kalbar Tentang Pemekaran Kapuas Raya Akan DiTerima Menjadi Prioritas Staf Ahli Menkopolhukam

Berita

Wakil Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr dan Pengurus Ikuti Webinar Deteksi Dini Gangguan Mental Emosional