Home / Berita

Jumat, 25 September 2020 - 16:07 WIB

Trump dan Kedua Saudaranya Digugat Keponakan dengan Tuduhan Penipuan dan Konspirasi Warisan

Viewer: 575
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Keponakan Presiden Donald Trump mengajukan gugatan hukum, menuduh dia dan 2 anggota keluarganya telah melakukan penipuan dan konspirasi.

Mary Trump adalah keponakan Donald Trump dari saudaranya, Fred Trump Jr. Wanita berusia 55 tahun yang berprofesi sebagai psikolog, pengusaha, dan penulis Amerika Serikat (AS).

Melansir BBC pada Kamis (24/9/2020), Mary Trump menuduh bahwa Donald Trump, saudara perempuannya Maryanne Trump Barry, dan saudara laki-laki Robert Trump, yang meninggal pada bulan Agustus lalu, telah menipu dirinya tentang sebuah warisan.

Mary Trump, yang pada Juli merilis memoar tentang presiden Donald Trump, berusaha untuk mendapatkan kembali jutaan dollar AS yang dia klaim telah hilang.

Baca Juga  Bupati Tapsel : Luruskan Niat, Agar Allah Turut Membantu Proses Pembangunan Masjid Al Ikhlas

Baik Donald Trump maupun saudara-saudaranya tidak secara terbuka mengomentari masalah yang diajukan oleh Mary Trump.

Buku memoar karya Mary Trump berjudul, Too Much and Never Enough: How My Family Created the World’s Most Dangerous Man, menggambarkan presiden sebagai “narsisis” yang kini mengancam kehidupan setiap warga Amerika.

Sementara ini, Gedung Putih menolak klaim yang dibuat dalam buku memoar tersebut, dan keluarga Trump tidak berhasil untuk mencoba memblokir peredaran buku itu.

Apa isi gugatan Mary Trump?

Gugatan itu diajukan ke pengadilan New York pada Kamis (24/9/2020).

Dikatakan dalam gugatan itu bahwa Presiden Trump dan saudara-saudaranya harus diadili atas 8 tuduhan yang diajukan Mary Trump, termasuk kesalahan perwalian dan penipuan, serta konspirasi sipil.

Baca Juga  POLRES TOBA GELAR OPS PATUH TOBA 2022

Gugatan tersebut mengatakan bahwa Mary Trump, “mewarisi kepentingan minoritas yang berharga dalam bisnis keluarga” setelah kematian ayahnya Fred Trump Jr pada 1981.

“Donald, Maryanne, dan Robert berkomitmen untuk menjaga kepentinganya (Mary Trump) sebagai pemegang fidusia,” disebutkan dalam gugatan.

“(Tapi) mereka berbohong. Alih-alih melindungi kepentingan Mary, mereka merancang dan melakukan skema kompleks untuk menyedot dana dari kepentingannya, menyembunyikan (penipuan) mereka, dan menipunya tentang nilai sebenarnya dari apa yang diwarisinya,” dokumen pengadilan katanya.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hotma Sitompul Damai dengan Desiree Tarigan, Cerai dan Sepakat Kembalikan Lahan

Berita

Founder Roemah Joeang Dirikan RUPENKAR Untuk Anak Mengalami Trauma Healing Pada Kekerasan

Berita

Agar Tetap Terjaga Kebersihannya, Satgas Pamtas 642 Bersama Warga Kerja Bhakti*

Berita

Belum Sempat Transaksi, Seorang Kurir Narkotika Asal Medan Diamankan Personil Sat Resnarkoba Polres Tapteng di Terminal Sibolga

Berita

Wakil Bupati Pimpin Rapat TKPKD Kabupaten Simalungun

Berita

Wawako Sidempuan Buka Acara Advokasi RAN-PASTI Tahun 2021-2024

Berita

Jelang Natal dan Tahun Baru Disperindag Kapuas Hulu Akan Sidak

Berita

Cabdis Pendidikan SMA/SMK Negeri dan Swasta Siantar-Simalungun Gelar Pisah Sambut Kacabdis