Home / Gaya Hidup

Kamis, 25 Februari 2021 - 14:01 WIB

Tingkat Kesopanan Pengguna Internet Indonesia Terburuk Se-Asia Tenggara

Viewer: 469
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

Kompasnasional l Microsoft merilis laporan terbaru Digital Civility Index (DCI) yang mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya.

Dalam riset ini, warganet Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara, alias paling tidak sopan di wilayah tersebut.

Tingkat kesopanan warganet Indonesia memburuk delapan poin ke angka 76, di mana semakin tinggi angkanya tingkat kesopanan semakin buruk.

Urutan pertama dihuni oleh netizen Singapura yang juga menempati peringkat keempat secara global, dengan total 59 poin.

Kemudian Malaysia ada di urutan kedua dengan 63 poin, diikuti oleh Filipina 66 poin. Thailand menduduki posisi keempat dengan 69 poin, disusul Vietnam di urutan kelima dengan 72 poin, tepat berada di atas Indonesia. Microsoft tidak memaparkan laporan DCI untuk negara Asia Tenggara lainnya.

Kemunduran tingkat kesopanan paling banyak didorong pengguna usia dewasa dengan persentase 68 persen. Sementara usia remaja disebut tidak berkontrubusi dalam mundurnya tingkat kesopanan digital di Indonesia pada 2020.

Baca Juga  UPDATE Corona 21 Juni, Tambahan Kasus Baru Tertinggi Kembali Terjadi di DKI Jakarta

Ada tiga faktor yang memengaruhi risiko kesopanan di Indonesia. Paling tinggi adalah hoaks dan penipuan yang naik 13 poin ke angka 47 persen.

Kemudian faktor ujaran kebencian yang naik 5 poin, menjadi 27 persen. Dan ketiga adalah diskriminasi sebesar 13 persen, yang turun sebanyak 2 poin dibanding tahun lalu.

Sementara itu, selama pandemi, empat dari 10 responden mengaku tingkat kesopanan digital di Indonesia membaik. Hal itu didorong oleh rasa kebersamaan yang lebih besar di saat pandemi dan melihat warganet saling tolong-menolong secara online.

Namun, lima dari 10 responden juga mengaku pernah terlibat perundungan, di mana 19 persen responden mengaku sebagai target perundungan.

Baca Juga  Ogah Punya Tato, Ini Alasan Mulia Cristiano Ronaldo

Millenial adalah generasi yang paling terpukul akibat perundungan dengan persentase 54 persen.

Kabar baiknya, laporan ini menyebut bahwa nilai empati di Indonesia naik 11 poin. Di Indonesia, media sosial menjadi kontributor terbesar dalam memengaruhi tingkat kesopanan digital. Kontribusinya sebesar 59 persen.

Kemudian berita di media menjadi kontributor kedua dengan persentase 54 persen. Selain itu, kontribusi tingkat kesopanan digital juga didorong oleh lembaga pemerintah 48 persen, lembaga pendidikan 46 persen, dan lembaga agama 41 persen.

Digital Civility Index tahun 2020 adalah yang kelima kalinya dilakukan Microsoft. Riset yang dilakukan pada April-Mei 2020 ini menyasar 16.000 responden yang tersebar di 32 geografi.

Para responden diberikan pertanyaan untuk empat kategori: perilaku, seksual, reputasi, dan personal atau gangguan.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Kisah Driver Ojol Antar Makanan Berjarak 5 Langkah, Warganet Kecam Pemesan GoFood

Berita

Terlalu Agresif di Medsos, Farhat Abbas Dilaporkan ke Polisi

Gaya Hidup

Pria Pakistan Tewas Tertabrak Kereta Saat Bikin Video Tiktok

Gaya Hidup

9 Makanan ini Dulu Hanya Dikonsumsi Orang Miskin, Kini Naik Kasta Tersaji di Restoran Mewah

Gaya Hidup

Pengusaha Tampan Putra Siregar Ditetapkan Tersangka

Gaya Hidup

Tragis! Pemuda Ini Tewas Terpeleset di Tebing 80 Meter saat Nge-vlog

Berita

PT MER Laporkan Sejumlah Media Onlie ke Dewan Pers

Gaya Hidup

Jenderal Polri Ini Teramat Jujur, Toko Sang Istri Sampai Ditutup karena Takut KKN