Home / Berita

Selasa, 23 Februari 2021 - 19:17 WIB

Ini Alasan Pengusaha Lakukan Vaksinasi Mandiri

Viewer: 418
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan, sebanyak 6.689 perusahaan telah menyatakan bersedia untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri.

Menurut Shinta, tingginya minat perusahaan untuk ikut serta dalam program tersebut karena biaya untuk tes Covid-19 yang dilakukan secara reguler kepada karyawan masih sangat tinggi. Dibanding terus-menerus mengeluarkan biaya tes Covid-19 bagi karyawannya, pemilik perusahaan berpikir lebih baik membayar biaya vaksinasi untuk para karyawannya.

“Kenapa antusiasmenya (mengikuti vaksinasi mandiri) sangat tinggi? Karena untuk biaya melakukan tes saja, itu bayangkan berapa besar yang harus dikeluarkan untuk setiap kali kita melakukan testing. Kita enggak usah ngomongin yang PCR, yang antigen saja. Jadi kalau seluruh karyawan harus di-tes secara reguler, itu memakan biaya sangat tinggi,” kata Shinta Widjaja Kamdani dalam acara dialog “Menyongsong Vaksin Gotong Royong” secara virtual, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga  Tali Asih Subdenpom XII/1-1 Singkawang Berbagi Sembako untuk Warga

Dikatakan Shinta, peran dari dunia usaha melalui program vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan vaksinasi nasional untuk membangun herd immunity lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan rasa aman dan keyakinan untuk kembali beraktivitas serta kembali menggerakkan roda usaha.

Baca Juga  Siantar Nauli Jadi Pilot Project Kampung Paten Kota Pematangsiantar

Pelaksanaan vaksinasi gotong royong tersebut saat ini masih menunggu regulasi yang tengah disusun Kementerian Kesehatan terkait dengan importasi vaksin dan juga aturan pelaksananya. Dari arahan pemerintah, vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan merek vaksin yang sama dengan program vaksinasi Covid-19.

“Kami masih menunggu aturan main dari pemerintah, jadi nanti pelaksanaannya seperti apa,” kata Shinta. Buat (BS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

19 Koperasi dan UMKM Terima Dana Pinjaman Bergulir

Berita

Tour Merdeka 2022 Semarakkan Rangkaian Peringatan HUT KE-77 RI di Kote Mempawah

Berita

Bangun Sinergi, Pangdam XII/Tpr Silaturahmi dengan Forkopimda Landak

Berita

Polres Kubu Raya Telah Membentuk 12 PPKM Mikro Ditingkat Desa Di Tujuh Kecamatan Kubu Raya

Berita

Tak ingin PSBB,Edi Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Berita

Awal Tahun 2022, Kodim 1208/Sambas Menggelar Upacara 17an

Berita

Buka KTT ASEAN 2023, Jokowi: Dengan Persatuan, Kita Mampu Jadi Pemain Sentral

Berita

Saat Kunjungan tim Wasrik di Korem 121/Abw tetap terapkan protokol kesehatan secara ketat.