Home / Ekonomi

Jumat, 19 Februari 2021 - 14:49 WIB

Meski Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi RI Terbaik ke-4 Setelah China, Vietnam dan Korsel

Viewer: 496
0 0
Terakhir Dibaca:58 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto meyakini prospek ekonomi Indonesia di masa depan cukup menjanjikan. Apalagi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini di nomor empat setelah China, Vietnam dan Korea Selatan.

Hal ini didorong oleh upaya pemulihan ekonomi nasional yang sudah berada dalam jalur yang benar.

“Di tengah pandemi, investasi di Indonesia masih meningkat yaitu Rp 826,3 triliun walaupun masih berada di bawah target Rp 900 triliun,” kata Menko Airlangga pada acara The 20th Indonesia Capital Market Student Studies yang diselenggarakan secara virtual, ditulis Jumat (19/2).

Baca Juga  Pasha Soal Sewa Rumah Rp 1 M: Informasi Ngaco, Cuma Rp 60 Juta/Bulan

Dari segi capital market, rupiah mengalami perbaikan sehingga setara dengan berbagai financial currency di negara-negara ASEAN.

Kemudian, dari segi equity, jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 telah mengalami pemulihan yaitu pada level 6000. Harga komoditas ini didorong antara lain oleh kelapa sawit yang all time high. Ini membantu nilai tukar pekebun Indonesia.

Baca Juga  Dana Haji Dipakai Infrastruktur, Amien Rais Minta Jokowi Jangan Main Serobot Anggaran

“Berbagai sektor di capital market sudah lebih baik dari pada awal tahun 2020 sehingga ini menambah keyakinan pereknomian kita positif,” ujarnya.

Dia menambahkan, lembaga-lembaga dunia juga mengkompromikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan positif 4,4 persen – 4,8 persen. Sementara pemerintah sendiri menargetkan pada posisi sekitar 5 persen.(L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota

Ekonomi

Tekan Harga, Lokasi Operasi Pasar Beras Ditambah

Berita

Mahathir Ajak Pengusaha RI Investasi di Malaysia

Berita

Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Dipastikan Tertunda
Tarif Listrik Bakal Naik Lagi -KompasNasional

Arsip

Tarif listrik untuk daya 1300 VA ke atas naik mulai 1 Juni 2016

Arsip

Aturan relaksasi ekspor Jokowi matikan 11 perusahaan tambang

Berita

Ternyata, Tindak lanjut Hasil Sidak Disperindag Medan Belum Jelas

Arsip

Maret 2016, Nilai Impor Indonesia Tembus USD 11,29 Miliar