Home / Nasional

Selasa, 2 Februari 2021 - 11:50 WIB

Anies Baswedan Jangan Merasa Paling Dijegal, Pengamat: Banyak Jalan Menuju Roma

Viewer: 422
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional l Tidak digelarnya Pilkada 2022 disinyalir sejumlah pihak bertujuan menjegal langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuju Pilpres 2024 karena dia akan kehilangan panggung hampir dua tahun. Pengamat politik Karyono Wibowo pun mengingatkan Anies dan para pendukungnya tak usah merasa paling dijegal.

Menurut Karyono yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Publik Institut (IPI), pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu dan Undang-Undang Nomor 10/2016 tentang Pilkada telah memicu perdebatan publik.

“Perkembangan sementara, ada enam fraksi (PDIP, GOLKAR, GERINDRA, PPP, PKB, dan PAN) yang setuju Pilkada 2024. Sementara, tiga fraksi lainnya (PKS, Demokrat dan Nasdem) tetap pada pendirian agar normalisasi Pilkada 2022 dan 2023 dilaksanakan,” ungkap Karyono kepada SINDOnews, Senin (1/2/2021).

Baca Juga  Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa dan Doakan Para Korban Tsunami Palu

Karyono mengaku pihaknya mencermati bahwa tarik-menarik soal waktu pelaksanaan pilkada berjalan cukup alot hingga menimbulkan polemik di ranah publik. Ada yang berasumsi bahwa pelaksanaan pilkada akan menentukan nasib sejumlah kepala daerah terutama Anies Baswedan yang diprediksi kembali maju sebagai incumbent dalam Pilkada DKI Jakarta .

Baca Juga  Ahli Patologi Anatomi-Toksikologi Periksa Jasad Sekeluarga Kalideres

Bahkan, lanjut Karyono, ada juga para pihak yang mengaitkan lebih jauh ke dalam perhelatan Pilpres 2024. Pelaksanaan Pilkada 2024 bahkan dicurigai merupakan skenario untuk menyingkirkan Anies dari arena pertarungan Pilpres 2024.

Menurutnya, premis ini menarik untuk dianalisis dan diuji sejauhmana relevansi, korelasi, dan signifikansinya. Tapi ini baru semacam hipotesis umum yang masih membutuhkan pembuktian. Karenanya, Anies dan para pendukungnya jangan merasa paling dijegal, karena hal ini pun berdampak kepada kepala daerah yang lainnya.
(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

DPR Tantang Rocky Gerung dan Rizal Ramli Dialog di Forum Terbuka Bicara Kontroversi Dana Haji

Nasional

Pakar Sarankan Kebijakan Mudik Lebaran Sebaiknya Diserahkan ke Pemerintah Daerah
Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar -kompasnasional

Arsip

Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar

Berita

Heboh, ‘Nyanyian’ La Nyalla soal Prabowo Minta Rp 40 M, IPW Polri Bertindak
Wakil Presiden Jusuf Kalla akan Berkunjung ke Danau Toba-kompasnasional

Arsip

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan Berkunjung ke Danau Toba
Foto polisi memaparkan barang bukti penangkapan

Berita

3 Kurir Dibekuk di Bengkalis, 30 Kg Sabu Disita Polisi

Arsip

Satu Kali Sebulan Masuk Sekolah Warga Minta Kasus Kasek Diusut

Nasional

Pernyataan Tegas Jokowi di Hadapan Belasan Jenderal Purnawirawanjuo