Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews / Teknologi

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:41 WIB

Facebook Minta Maaf Terkait Animasi Perayaan Gempa Lombok

Viewer: 797
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

KompasNasional.com – Ketika gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter mengguncang kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8) lalu, linimasa media sosial ramai dengan kabar bencana tersebut. Namun, ada yang tak biasa dengan Facebook..

Saat pengguna mengungkapkan duka terkait gempa Lombok di Facebook, ada anomali yang terjadi. Media sosial milik Mark Zuckerberg justru ‘merayakannya’.

Ketika bertukar pesan di Facebook, banyak netizen Indonesia menggunakan kata ‘selamat’ yang memiliki banyak arti. Selamat bisa berarti lolos dari bahaya atau aman, hingga ucapan doa yang mengandung harapan supaya sejahtera.

Baca Juga  Edi Kamtono : Selamat Hari Guru Nasional,Guru Berperan Dongkrak IPM

Algoritma Facebook rupanya salah menafsirkan kata ‘selamat’ terkait gempa yang berarti lolos dari bahaya. Akibatnya, tampilan Facebook otomatis mengeluarkan animasi perayaan seperti balon dan konfeti warna-warni.

Setelah menerima banyak kritik dari pengguna, Facebook menyampaikan permohonan maaf. “Kami menyesal bahwa itu muncul dalam konteks yang tidak menguntungkan ini dan sejak itu mematikan fitur secara lokal,” kata juru bicara Facebook Lisa Stratton seperti dikutip Vice Motherboard. “Hati kami bersama orang-orang yang terkena dampak gempa.”

Baca Juga  Keluarga Besar Kodam XII/Tpr Semangat dan Antusias Sambut Pangdam Baru

Hingga kemarin, wilayah Lombok dan sekitarnya masih merasakan gempa susulan. Pada Kamis (09/8) sekitar pukul 12.52 WIB misalnya, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkata wilayah Lombok, NTB, dilanda gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter.(Kadata/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Keimanan Personel, Dandim Sambas Resmikan Musholla Ar-Rahman*

Berita

Kapolri Tekankan Terus Awasi Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng

Berita

DOSMAR DAN OLOAN NABABAN, WARGA HUMBAHAS : PILIH YANG SUDAH TERBUKTI DAN TELAH BANYAK BERBUAT

Arsip

Banjir Setinggi 2 Meter, Ratusan Warga di Bengkulu Mengungsi

Berita

Dua Pejabat Di Agara Sekda dan Kadis Disperidagker Agara Kini Di Kabarkan Negatif Covid-19

Berita

KAPOLRES MELAWI LAKUKAN PENGECEKAN PADA BAWASLU DAN KPU.

Berita

Bupati Serius Berantas Pungli di Jajaran Pemkab Tapsel
Ket:foto//Lenis Kogoya ketika melayat ke rumah duka

Berita

Pesan Wagub Papua Klemen Tinal ke Lesko Sebelum Meninggal Dunia, Kontrol Papua dan Bangun Papua