Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews / Teknologi

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:41 WIB

Facebook Minta Maaf Terkait Animasi Perayaan Gempa Lombok

Viewer: 661
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

KompasNasional.com – Ketika gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter mengguncang kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8) lalu, linimasa media sosial ramai dengan kabar bencana tersebut. Namun, ada yang tak biasa dengan Facebook..

Saat pengguna mengungkapkan duka terkait gempa Lombok di Facebook, ada anomali yang terjadi. Media sosial milik Mark Zuckerberg justru ‘merayakannya’.

Ketika bertukar pesan di Facebook, banyak netizen Indonesia menggunakan kata ‘selamat’ yang memiliki banyak arti. Selamat bisa berarti lolos dari bahaya atau aman, hingga ucapan doa yang mengandung harapan supaya sejahtera.

Baca Juga  Drs.Moses Meminta Digitalisasi Penyiaran Harus Bemanfaat Bagi Masyarakat

Algoritma Facebook rupanya salah menafsirkan kata ‘selamat’ terkait gempa yang berarti lolos dari bahaya. Akibatnya, tampilan Facebook otomatis mengeluarkan animasi perayaan seperti balon dan konfeti warna-warni.

Setelah menerima banyak kritik dari pengguna, Facebook menyampaikan permohonan maaf. “Kami menyesal bahwa itu muncul dalam konteks yang tidak menguntungkan ini dan sejak itu mematikan fitur secara lokal,” kata juru bicara Facebook Lisa Stratton seperti dikutip Vice Motherboard. “Hati kami bersama orang-orang yang terkena dampak gempa.”

Baca Juga  Terkait PPDB Jalur Zonasi, Disdik Siantar Tambah Gedung SMP Negeri Baru

Hingga kemarin, wilayah Lombok dan sekitarnya masih merasakan gempa susulan. Pada Kamis (09/8) sekitar pukul 12.52 WIB misalnya, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkata wilayah Lombok, NTB, dilanda gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter.(Kadata/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Saat Setir Mobil, Wajah Mahasiswi Bandung Ini Disiram Air Keras

Berita

Polsek Badau Sosialisasikan PPKM Mikro Sasar Area Publik

Berita

Terdakwa Tony Cristian Sudah Mengakui, Ratusan Massa SBSI 92 Desak Putusan Seberat-beratnya

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Bagikan Sarana Kontak kepada Veteran dan Tokoh Adat 

Berita

Wagub Kalbar : Perubahan RPJMD Kalbar Menyesuaikan Kondisi Saat Ini

Berita

Pendaftaran PPDB Online Tutup, Sejumlah Sekolah SMKN di Siantar Buka PPDB Offline Untuk Memenuhi Kuota

Arsip

Nobar Film G 30/S PKI, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka

Berita

Baru Seminggu Surut Kota Kecamatan Menukung di Landa Banjir Lagi