Home / Internasional

Senin, 25 Januari 2021 - 17:04 WIB

Kapal induk AS berlayar di Laut China Selatan, begini komentar China

Viewer: 446
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional l Amerika Serikat (AS) sering mengirim kapal perang dan pesawat tempur ke Laut China Selatan untuk “melenturkan ototnya”, dan ini tidak baik untuk perdamaian, kata Kementerian Luar Negeri China.

Pernyataan China pada Senin (25/1) itu muncul setelah kelompok kapal induk AS berlayar ke Laut China Selatan, jalur perairan yang disengketakan, pada Sabtu (23/1) pekan lalu.
Laut China Selatan yang strategis telah lama menjadi fokus pertikaian antara Beijing dan Washington, dengan China yang sangat marah oleh aktivitas militer AS di perairan tersebut.

Grup kapal induk AS yang dipimpin oleh USS Theodore Roosevelt dan didampingi tiga kapal perang memasuki Laut China Selatan untuk mempromosikan “kebebasan laut”, menurut militer AS, hanya beberapa hari pasca pelantikan Joe Biden menjadi Presiden.

Baca Juga  Perdana Menteri Singapura Jatuh Pingsan Saat Pidato

“Amerika Serikat sering mengirim pesawat tempur dan kapal perang ke Laut China Selatan untuk melenturkan ototnya,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian kepada wartawan.

“Ini tidak kondusif untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.

China telah berulang kali mengeluh tentang kapal perang Angkatan Laut AS yang mendekati pulau-pulau yang didudukinya di Laut China Selatan, di mana Vietnam, Malaysia, Filipina, Brunei, dan Taiwan memiliki klaim yang sama.

Grup kapal induk AS memasuki Laut China Selatan pada saat yang sama ketika Taiwan yang diklaim China melaporkan “serangan” oleh jet tempur dan pembom China di bagian barat daya zona identifikasi pertahanan udaranya, yang memicu kekhawatiran dari Washington.

Baca Juga  Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar

China belum berkomentar tentang apa yang dilakukan Angkatan Udaranya di wilayah Taiwan tersebut, dan Zhao merujuk pertanyaan soal itu ke Kementerian Pertahanan.

Hanya, dia menegaskan kembali posisi China bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari China dan Amerika Serikat harus mematuhi prinsip “satu China”.

Sementara Pemerintahan Biden menyatakan komitmen AS ke Taiwan “kokoh”. (KCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

PBB Kembali Desak Indonesia Hapus Praktik Hukuman Mati

Internasional

Empar ekor singa di Kebun Binatang Barcelona, Spanyol, positif Covid-19.

Berita

Terima Kunjungan PM Malaysia, Presiden Jokowi Berterima Kasih pada Malaysia atas Bantuan Pascabencana dan Tsunami di Sulteng

Berita

Posisi ideal Alexis Sanchez dalam skuad Jose Mourinho

Internasional

Pembunuh di Spanyol Tunjukan Kepala Manusia Kepada Anak-anak, Awalnya Dikira Lelucon Halloween Senin, 2 November 2020 02:13 WIB

Arsip

Penyebab Kematian Leluhur Manusia Terpenting “Lucy” Terungkap!

Internasional

Patung Buddha Berusia Hampir 1700 Tahun Dan Berasal Dari Peradaban Gandhara, Dirusak Oleh Empat Pekerja Konstruksi Di Pakistan

Internasional

Perempuan Italia Berusia 108 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19