Home / Internasional

Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:54 WIB

Senat AS Setujui Lloyd Austin Menhan Kulit Hitam Pertama

Viewer: 487
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Senat Amerika Serikat menyetujui penunjukan Lloyd Austin sebagai Menteri Pertahanan kabinet Presiden Joe Biden.

Persetujuan ini membuat Austin menjadi menteri pertahanan berkulit hitam keturunan Amerika-Afrika pertama di AS.

Persetujuan Senat AS berasal dari hasil pemungutan suara di mana 93 suara menyetujui penunjukan Austin. Sementara dua suara lagi dinyatakan tidak sah, yaitu dari anggota Partai Republik Mike Lee dari Utah dan Josh Hawley dari Missouri.

Persetujuan Senat AS terhadap Austin sekaligus menggugurkan ketentuan bahwa Austin harus menunggu tujuh tahun agar bisa mengemban tugas menjadi menteri pertahanan. Sebab, UU AS menyatakan demikian, sementara Austin baru pensiun pada 2016 lalu.

Sebelumnya, DPR AS sudah menyetujui pengguguran aturan itu, sehingga Austin tetap disetujui menjadi menteri pertahanan. Petinggi Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell pun akhirnya turut mengamini restu dari DPR.

Baca Juga  Turki Kembali Periksa Konsulat Saudi, Cari Bukti Pembunuhan Khashoggi

Austin sendiri sempat buka suara terkait ganjalan dari aturan tersebut. Namun, ia menyatakan tetap akan bekerja sebaik mungkin bila mendapat persetujuan dan kepercayaan.

“Saya memahami dan menghormati keberatan yang beberapa dari Anda ungkapkan tentang pensiunan jenderal lain yang baru-baru ini menjadi kepala Departemen Pertahanan. Keselamatan dan keamanan demokrasi kita menuntut kontrol sipil yang kompeten atas angkatan bersenjata kita, subordinasi kekuatan militer ke sipil,” kata Austin.

Sebelumnya, Senat AS juga sudah menyetujui penunjukan Avril Haines sebagai Direktur Badan Intelijen Nasional.

Baca Juga  Taiwan Resmikan Paspor Baru, Tulisan 'Republik China' di Sampul Dihapus

Atas persetujuan ini, Austin akan menjadi pria kulit hitam pertama yang menduduki jabatan sebagai Menteri Pertahanan AS. Sebelumnya, Austin pernah mengemban tugas sebagai komandan CENTCOM.

Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dan pernah memimpin pasukan AS ke Baghdad pada 2003. Pria berusia 67 tahun ini merupakan seorang veteran perang di Irak dan Afghanistan dengan pangkat terakhir pensiunan jenderal bintang empat.

Total, Austin memiliki karir di militer selama empat dekade. Dia lulus dari Akademi Militer West Point dan mengemban karier dengan berbagai tugas, dari memimpin peleton, menjalankan grup logistik, mengawasi perekrutan, hingga pekerjaan senior Pentagon.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Panggung Dunia Bakal Berbeda Tanpa Donald Trump
Ket:Foto//Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers Darmawan Yusuf, SH, SE,M.Pd,MH(ist)

Internasional

Pesan : Darmawan Yusuf Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers, pada Momen Peringatan Hari Pers Nasional 2021

Internasional

Warga Korea Utara Menangis Lihat Kim Jong-un Tampak Kurus

Internasional

India Berhasil Bikin Prototipe Vaksin Tripel Antigen Corona

Internasional

Polisi Ungkap yang Terjadi dengan Tewasnya Pramugari Cantik di Kamar Hotel

Internasional

Beri Penghormatan ke Jamal Khashoggi, Lampu di Menara Eiffel Dimatikan

Arsip

Pemimpin ISIS Baghdadi Sakit Parah Akibat D

Internasional

Miris, Tunawisma Ini Tinggal di Kantong Sampah Bersama 6 Anjing