Home / Politik

Senin, 18 Januari 2021 - 22:39 WIB

Perihal Ramalan Mbak You, Muannas Alaidid: Dulu Ngaku Bela Agama Sekarang Dukun Ramal Dibela

Viewer: 477
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik

Kompasnasional l Muannas Alaidid mempertegas makna peramal dalam kaidah agama.

Oleh karena itu, Muannas Alaidid merasa heran dengan sikap orang yang mengaku membela agama, tapi juga membela dukun peramal.

Hal ini disampailan Muannas Alaidid dalam cuitan Twitter @muannas_alaidid, milik pribadinya pada Minggu 17 Januari 2021.

“Dalam kaidah agama peramal itu hakekatnya iblis, dulu banyak ngaku bela agama, sekarang peramal malah dibela,” tulis Muannas Alaidid.

Tapi baru kali ini, dulu ramai-ramai ngaku pada bela agama, hanya karena seneng denger jokowi lengser, kekacauan dan penjarahan akan terjadi dimana-mana, dukun ramalpun dibela. Ya Allah Ya Karim,” tambahnya.

Baca Juga  Rekam Jejak Paslon Asner-Susanti, PASTI Mampu Membangun Kota Pematangsiantar Lebih Baik

Salah satu yang dimaksud Muannas ialah kepada Said Didu, yang dalam cuitan twitternya seolah menyindir.

dari cuitan Twitter @msaid_didu pada 15 Januari 2021, Said Didu yang mengaitkan laporan Muannas Alaidid atas mimpi Haikal Hassan dengan ramalan Mbak You.

“Dulu mimpi dan analisis, sekarang ramalan. Berikutnya?” tanya Said Didu.

Sedangkan Muannas politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini bahwa ramalan Mbak You memiliki unsur pidana dengan revisi ramalan yang dilakukan.

Tahun Ramalan direvisi itu sudah cukup bukti unsur sebarkan berita bohong terpenuhi, ada Ketentuan Ps.14-15 UU No.1 Th 46 melarang,” kata Muannas Alaidid.

Baca Juga  Pemerintah Menolak Partai Demokrat Hasil KLB Pimpinan Moeldoko, AHY Tetap Ketum Sah

Selain itu, ia juga membandingkan dengan kasus Mbak You dengan berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet yang mengaku dikeroyok ternyata operasi plastik.

Muannas menginginkan tidak ada istilah kebal hukum dalam setiap profesi yang ada di Indonesia.

“Kasus gaduh yang sama seperti menjerat juga Ratna Sarumpaet, profesi apapun mestinya tak ada kebal hukum bagi setiap orang dalam menjalankan pekerjaanya,” pungkasnya.
(PR/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Jhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk Demokrat

Politik

Teddy : Mendadak Pancasilais tapi Hizbut Tahrir

Politik

Demokrat, Ahmad Yahya Sebut Ada Pungutan yang Jadi Beban Partai di Daerah
Foto Ilustrasi

Berita

Makin Panas! Korut Tembakkan Lagi 80 Peluru Artileri
Foto ini didistribusikan oleh pemerintah Korea

Berita

Rudal Korut Terbang di Atas Wilayah Jepang
Foto ilustrasi bom meledak

Berita

Bom Meledak di Gereja Kongo, 10 Tewas-39 Luka

Politik

Max Sopacua Beberkan Cara SBY Ubah Demokrat Jadi Partai Dinasti

Politik

NasDem Kritik Fadli Zon soal Perbandingan Reynhard Sinaga dan Habib Rizieq