Kompasnasional l Ahmad Yahya selaku Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat membeberkan keluhan kader-kader partainya, khususnya berada di daerah.
Ahmad Yahya bahkan secara terang-terangan mengatakan, DPP Partai Demokrat meminta serta memungut iuran dari setiap fraksi yang ada di DPD dan DPC Demokrat.
Pungutan iuran di setiap fraksi yang dilakukan DPP Partai Demokrat dirasa menjadi beban bagi pengurus di daerah.
Bahkan langkah tersebut sebelumnya tidak pernah terjadi di era kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat seperti kepemimpinan Budi Santoso, alm Hadi Utomo, bahkan Anas Urbaningrum.
“Lalu proses penentuan pasangan calon kepala daerah di provinsi, kabupaten/kota yang diusulkan Demokrat pada era Ketua Umum sebelumnya, diserahkan penuh kepada pengurus DPD dan DPC,” jelasnya.
Menurut Ahmad Yahya, DPP bahkan tidak memperhatikan usulan atau aspirasi daerah, baik itu aspirasi dari kabupaten maupun kota.
“Namun saat ini, sepenuhnya ditarik ke DPP dan tidak memperhatikan usulan atau aspirasi daerah khususnya kabupaten/kota,” jelasnya.
Fakta lainnya, kader Demokrat menginginkan adanya perubahan yang lebih baik, mengingat kader Demokrat banyak yang gagal di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tempo hari lalu.
“Fakta lain adalah hasil Pilkada banyak yang gagal sehingga kader Demokrat di daerah berharap dapat dipimpin figur yang sudah matang, memiliki ekstra kemampuan kepemimpinan, pengalaman dan ketokohan untuk mengembalikan kejayaan Demokrat seperti di tahun 2009,” ungkapnya.
(PR/Red)







