Kompasnasional l Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga, mungkin peribahasa itu patut disematkan kepada S (40), warga Kalibaru, Clincing, Jakarta Utara, yang mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL) gadungan di Sukabumi, Jawa Barat.
Aksi S terbongkar setelah masyarakat curiga dengannya, hingga akhirnya ia ditangkap oleh sejumlah anggota TNI AL gabungan dan Kodim 0622.
S ditangkap di rumah istri yang baru dinikahinya pada November 2020 di Kampung Cisitu, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020).
Usai ditangkap S dibawa ke markas Komando Pos TNI AL (Posal) Palabuhanratu.
Kata Ayi, aksi pelaku ini terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat yang curiga dengan perbuatan S karena tidak mencerminkan anggota Korps Marinir TNI AL.
Mendapat informasi itu, sambung Ayi, pihaknya kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap S di kediaman istrinya.
“Saudara S di hadapan petugas mengakui dirinya bukan sebagai anggota TNI” kata Ede kepada wartawan di Sukabumi, Jumat (1/1/2021).
Selain menangkap S, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni seragam TNI AL, airsoft gun jenis revolver dan dokumen palsu.
Kata Ayi, pakaian dan atribut TNI yang digunakan pelaku dibelinya di Pasar Senin Jakarta dengan harga sekitar Rp 800.000 pada Juli 2020.
Sedangkan airsoft gun jenis revolver dalam kondisi rusak tanpa peluru dan gas dibeli dari temannya seharga Rp 200.000.
“Sekarang perkaranya masih kami kembangkan,” ungkapnya.(K/Red)








