Viewer: 595
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 19 Desember 2020 - 19:26 WIB

Polri Selidiki Informasi Mahfud MD soal Pemuda Dilatih Khusus Meneror Penjabat VVIP

Viewer: 596
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkap ada sekelompok anak muda yang dilatih di tempat khusus untuk melakukan aksi teror untuk pejabat VVIP.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dengan hal yang disampaikan oleh Menko Polhukam. “Informasi yang kami terima, kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Menurut Argo, dewasa ini di era kemajuan teknologi tidak menutup kemungkinan perekrutan anak muda itu dilakukan di dunia maya. Hal itu dilakukan dengan cara-cara yang sedemikian rupa agar menarik seseorang untuk terlibat.

Baca Juga  Inilah 10 Fakta Menyedihkan Guru Budi Tewas Dipukul Muridnya Sendiri

“Jadi memang tidak mudah ya, dengan perkembangan teknologi yang sekarang ada, tidak menutup kemungkinan edukasi itu dengan dunia maya. Mengajaknya pun dengan dunia maya. Perekrutannya juga melalui dunia maya, tentunya dengan berbagai cara, modus, sehingga orang-orang tertarik di sana,” jelas Argo.

Kendati begitu, Argo menyebut saat ini Densus 88 Antiteror sedang mendalami dan mengembangkan adanya informasi tersebut. “Tapi ini masih bagian dari penyelidikan Densus 88 berkaitan dengan informasi bahwa ada beberapa pemuda yang direkrut. Kami masih dalam proses penyelidikan,” ucap Argo.

Mahfud sebelumnya menyampaikan tentang bahaya dan tingkatan dari tindakan separatisme. Salah satu tingkatan yang disebutnya adalah radikalisme dalam bentuk teror.

Baca Juga  Printerous Moments App, Aplikasi Photo Printing Pertama di Indonesia

“Hari ini bisa melihat tadi polisi menangkap 23 orang teroris dari berbagai tempat yang kemudian dikumpulkan di Lampung gitu, lalu diangkut ke Jakarta,” kata Mahfud dalam sambutannya, Kamis (17/12/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut, 23 orang teroris yang digelandang aparat kepolisian itu merupakan orang-orang yang tengah mempersiapkan kegiatan-kegiatan teror, seperti melakukan aksi pengeboman hingga melancarkan aksi kerusuhan di berbagai tempat.

“Bahkan saya mendapat informasi ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk menteror VVIP. Saya dapat foto latihannya juga,” ucapnya.

“Nah yang seperti ini jadi radikalisme yang menghantam ideologi,” sambung dia.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lily Wahid Tegaskan Tak Ada Agenda Lengserkan Presiden Jokowi

Nasional

Mahfud MD Minta Prajurit TNI Tetap Tenang, Tak Perlu Cemas

Arsip

Presiden Jokowi Setuju Pelaku Kejahatan Seksual Anak Dikebiri

Berita

Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret

Headline News

Mulai Besok, Semua Moda Transportasi Boleh Operasi Lagi

Berita

Relawan DJM 1 Kali Lagi Dideklarasikan

Arsip

[Video] Pernyataan Syekh Ali Jaber Jadi Korban Demo 4 November

Berita

Wapres Jusuf Kalla Serukan Masyarakat Dunia Tak Diam untuk Palestina Merdeka