Viewer: 782
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 9 Desember 2020 - 22:08 WIB

Peneliti Buat Plastik Tahan Air Mendidih, Ramah Lingkungan

Viewer: 783
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompasnasional l Tim Universitas Akron, Ohio, Amerika Serikat mengembangkan plastik yang tahan terhadap air mendidih.
Penelitian yang dipimpin oleh Shi-Qing Wang ini berusaha menata kembali susunan serat polimer yang digunakan sebagai bahan pembuatan plastik.

Hasilnya, mereka berhasil membuat bioplastik polylactic acid(PLA) yang transparan, sangat kuat, dan tidak melelh saat diisi dengan air mendidih.

Sebab, selama ini masalah PLA adalah lemah terhadap suhu panas. PLA sendiri memiliki titik leleh 140 derajat fahrenheit atau 60 derajat Celcius.

Lihat juga: Aksi ‘Spiderman’ Memungut Sampah di Jurang Pegunungan China
Sehingga, plastik jenis ini akan meleleh ketika dituang air mendidih. Ketahanan PLA memang tak sebaik plastik yang dibuat dari bahan polimer berbasis bahan bakar fosil (PET).

Karena kelemahan ini, PLA tidak bisa digunakan untuk mengemas makanan atau minuman panas dan hanya menjadi wadah sekali pakai. Contoh PLA adalah wadah minuman kemasan gelas seperti Aqua, VIT dan merek lain.

Baca Juga  Pemulihan Konektivitas Satelit Telkom 1 Selesai 100 Persen

Tapi, bioplastik PLA ini memiliki keunggulan karena lebih ramah lingkungan dari jenis plastik lain. PLA bisa dibuat sebagai kompos. Selain itu, proses pembuatannya pun lebih sedikit menghasilkan jejak karbon.

Pembuatan plastik tahan panas
Shi Qing Wang, profesor dari Universitas Akron dari menata kembali struktur rumit yang menjadi bahan dasar plastik PLA. Wang menganalogikannya dengan seikat spageti yang dimasak. Molekul PLA mirip rantai yang menyusun plastik. Hal itu diwakili oleh tiap lembaran spageti, seperti dilansir dari laman resmi Akron.

Ketangguhan plastik akan bergantung pada seberapa kuat ikatan masing-masing salur spageti terjalin satu sama lain. Semakin kuat ikatannya, semakin tahan plastik tersebut dengan suhu panas.

“Hasil dari teknik ini adalah PLA yang keras, bening, dan tahan panas, seperti prototipe cangkir yang dapat diisi dengan air mendidih tanpa menyusut, tanpa merusak, dan tanpa berubah menjadi buram,” kata Wang dilansir dari New Atlas, Selasa (8/12).

Baca Juga  Menguak Sejarah Pembuatan Handphone Pertama Di Dunia

Wang mengatakan, penelitian ini juga menghasilkan produk ramah lingkungan karena masih menggunakan PLA sebagai bahan utama. Selain itu, plastik tahan air panas ini dapat digunakan kembali.

“Masalah kita dengan polusi plastik tidak akan hilang dalam waktu dekat, jadi memiliki banyak pilihan untuk memproduksinya dapat lebih berharga untuk meminimalkan dampak lingkungannya,” tuturnya.

Tim peneliti juga telah mengajukan hak paten atas teknologinya sehingga PLA tahan air mendidih ini lebih dikenal di berbagai negara dan dapat membantu mengurangi sampah plastik.Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal ACS.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Teknologi

Proyek Bendungan Baru Antisipasi Krisis Air hingga Pangan

Teknologi

NASA Bersiap Lakukan Eksplorasi Harta Karun di Asteroid Psyche 16

Arsip

Penjualan Komputer & Printer Merosot, HP Inc Pecat 4.000 Karyawan

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Teknologi

Inilah Wanita di Balik Penemuan Vaksin yang Dapat Mengakhiri Pandemi Covid-19 dan Menyelamatkan Dunia

Teknologi

Bukan AS, kapal selam terbesar di dunia ada di tangan Rusia

Teknologi

Akhir November, Tiongkok Jemput Batuan di bulan

Arsip

Samsung Jelaskan Penyebab Meledaknya Galaxy Note 7