Viewer: 894
0 0

Home / Berita / Daerah

Rabu, 9 Desember 2020 - 13:46 WIB

Banjir Landa Simalungun-Siantar GMKI, PMKRI, KSPM Turun Kejalan Galang Bantuan

Viewer: 895
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Kompas Nasional I Simalungun

Puluhan rumah yang berada di dua lingkungan di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Kabupaten Simalungun, Propinsi Sumatera Utara, digenangi banjir hingga ketinggian 3 meter dari atas permukaan tanah yang disebabkan air dari guyuran hujan. (O2/12/2020) lalu.

Melihat hal tersebut, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar, dan Kelompok Studi Pendidikan Merdeka (KSPM) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) turun ke jalan untuk menggalang bantuan bagi masyarakat yang terkena musibah banjir tersebut.

“Kami turut prihatin melihat bencana banjir yang terjadi di daerah Sinaksak, Kabupaten Simalungun, sehingga kami berinisiatif membantu dan mengumpulkan donas untuk diberikan kepada warga yang terdampak musibah banjir”, ungkap Andre Sinaga, Kabid Aksi Pelayanan GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun, pada Rabu (09/12/2020).

Baca Juga  Wakil Wali Kota Imbau Warga Tak Liburan Keluar Daerah

“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian kepada masyarakat serta memintah pemerintah segera mencari solusi agar bencana banjir ini tidak terulang kembali dikemudian hari”, tambahnya lagi.

PGK PMKRI Pematangsiantar, Kristen Edi Sidauruk mengajak masyarakat agar Sudi kiranya meringankan beban dari masyarakat yang terdampak banjir tersebut dengan memberikan bantuan berupa uang tunai maupun non tunai, pakaian bekas, maupun bantuan lainnya.

“Kita juga meminta DPRD Kabupaten Simalungun untuk angkat bicara soal ini, mengingat informasi yang kami dapat dari masyarakat, banjir tersebut terjadi dikarenakan adanya aktifitas proyek dari PT. KAI, oleh karena nya kami meminta DPRD selaku wakil rakyat harus bersikap tegas agar bencana tersebut tidak terulang kembali”, tegasnya.

Baca Juga  Soal Tabungan Rp 42 Juta, Siswi Atau Sekolah Yang Benar?

Sementar itu, koordinator KSPM, Daniel Perangin-angin, menyampaikan keprihatinannya bagi warga yang terkena bencana banjir. Serta menyampaikan bahwa dugaan penyebab banjir tersebut adalah tidak berfungsinya saluran irigasi, serta efek pembangunan infrastruktur yang berada di sekitar permukiman masyarakat, sehingga pembuangan air akhirnya menuju ke rumah masyarakat.

“Kamu berharap musibah ini segera mendapat perhatian penuh dari pemerintah kabupaten Simalungun”, harap Daniel.

Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) meminta semua elemen terkait, terkhusus pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera memberi solusi cepat dan terbaik agar musibah yang sama tidak lagi terjadi. Dan berharap kepada masyarakat agar dapat saling membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.(Son)

Editor: Nilson Pakpahan 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menuju Visi Sumatera Utara Unggul: Partisipasi Bupati Samosir dalam Musrenbang RPJPD 2025-2045

Berita

Lurah Banten Positif Covid-19 Pegawai Belum di Rapid Test

Asahan

Pimpin Apel Gabungan, Sekda Asahan Berpamitan

Berita

Ricuh Demo Apdesi di Depan DPR: Blokade Tol hingga Lubangi Tembok

Arsip

Ditetapkan Jadi Tersangka, Hary Tanoe Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

Arsip

Saat Ini Berat Badan Rizki Kembali Turun Menjadi 95 Kg

Berita

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-74 Polres Melawi, AKBP Sigit : Terima Kasih Atas Dedikasi dan Kerja Keras Polwan Dalam Mendukung Harkamtibmas 

Berita

Edi : Kebijakan PPKM Level 3 Cegah Lonjakan Kasus Covid-19