Viewer: 629
0 0

Home / Internasional

Selasa, 17 November 2020 - 19:21 WIB

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Viewer: 630
0 0
Terakhir Dibaca:47 Detik

Kompasnasional | Irak menggantung 21 terpidana teroris dan pembunuh pada Senin, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri. Hukuman ini adalah yang terbaru dalam serangkaian eksekusi massal yang dilakukan sejak menaklukkan kelompok ISIS pada 2017.

Terpidana dari penjara Kota Nassiriya di Irak selatan merupakan orang-orang yang terlibat dalam dua serangan bunuh diri, yang menewaskan puluhan orang di Kota Tal Afar, katanya. Tak disebutkan secara rinci mengenai identitas mereka yang dieksekusi ataupun kejahatan yang dilakukan olehnya.

Baca Juga  Pemindahan Mumi Raja dan Ratu Mesir Kuno

Irak mengadili ratusan tersangka ekstremis dan melakukan sejumlah eksekusi massal sejak berhasil mengalahkan petempur ISIS dalam aksi militer yang didukung oleh AS selama 2014 – 2017. Kelompok HAM menuding Irak dan pasukan kawasan lainnya tidak konsisten dalam proses peradilan dan persidangan cacat yang cenderung pada vonis yang tidak adil.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Turun di India, Pakar Belum Yakin Gelombang Kedua Telah Mencapai Puncak

Irak membantah tudingan tersebut, dengan mengeklaim persidangan mereka adil. Kelompok ISIS merebut sepertiga wilayah Irak pada 2014 dan sebagian besar berhasil ditaklukkan di wilayah tersebut maupun di negara tetangga Suriah tiga tahun kemudian.
(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Presiden Palestina Bertemu Raja Yordania Bahas Kondisi Yerusalem

Arsip

JK Nilai Amerika Serikat Lebih Baik Dipimpin Oleh Hillary Clinton

Berita

Posisi ideal Alexis Sanchez dalam skuad Jose Mourinho

Arsip

Fakta Google Raup Rp 5,5 Tapi Nunggak Pajak Rp 2 T di Indonesia

Internasional

Penyidik HAM PBB Sebut Pangeran Mohammed bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Internasional

Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua

Berita

Relawan DJM, Masyarakat Papua Harus Menolak Partai Yang Bersebrangan dengan Progam Jokowi

Internasional

China memperingatkan kemerdekaan Taiwan ‘berarti perang’ usai gelar latihan tempur