Viewer: 649
0 0

Home / Kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:16 WIB

2 Olahraga Ini Tak Disarankan Ahli Selama Pandemi COVID-19

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Kompasnasional | Semua jenis olahraga memang bermanfaat untuk kesehatan. Olahraga mampu menjaga kebugaran hingga meningkatkan daya tahan tubuh, yang sangat dibutuhkan di masa pandemi virus corona atau COVID-19 ini.

Namun, ternyata tidak semua jenis olahraga disarankan untuk dilakukan selama masa pandemi. Usahakan, pilih jenis olahraga yang bisa tetap menjaga jarak dan hindari yang melibatkan banyak orang.

Ketua Tim Pedoman dan Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI, DR dr Eka Ginanjar SpPD-KKV, mengatakan jika ingin melakukan olahraga, demi keamanan dan terhindar dari penularan COVID-19, harus dilihat dulu dari faktor risikonya.

“Gak mungkin olahraga yang banyak orangnya. Saya saat ini menyarankan lebih baik olahraga yang solitaire, jangan main futsal atau basket. Kenapa? Karena agak sulit untuk bisa menjaga jarak. Main basket gak mungkin menjaga jarak,” ujarnya Selasa 27 Oktober 2020

Baca Juga  Gula dan Pemanis Buatan, Mana yang Lebih Berbahaya?

Lebih lanjut, dokter Eka lebih menyarankan jenis-jenis olahraga, seperti naik sepeda, berjalan kaki, dan jogging. Lalu, bagaimana dengan berenang?

“Berenang kalau sendirian boleh. Berenang gimana caranya kalau pakai masker? Intinya gini, kalau sendirian gak papa buka masker, pastikan gak ada orang, silakan buka masker. Tapi, begitu ketemu orang, langsung pakai maskernya,” kata dia.

Menurut Eka, jika terpaksa harus berolahraga di tempat ramai, pastikan masker jangan sampai dilepas. Tapi jika tidak bisa, lebih baik menghindari tempat-tempat ramai.

Baca Juga  Gunung Marapi Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 200 Meter

“Car Free Day segala macem, ketemu orang banyak, itu jangan sampai lepas maskernya dan selalu jaga jarak. Jadi prinsipnya sama, masker apa yang kita pakai, tergantung risikonya. Jadi kalau kira-kira ketemu orang banyak, minimal pakai masker kain yang sesuai tiga lapis atau masker bedah,” tutup dr Eka Ginanjar.

Ingat, Saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun. (VC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Gandeng China dan Korsel, Vaksin Covid-19 Indonesia Dibanderol Rp 75 Ribu, Ini Progressnya

Kesehatan

Akademisi Oxford Sebut Virus Corona Tak Mulai di Tiongkok, tapi Tertidur di Seluruh Penjuru Dunia

Kesehatan

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19
Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 "The Spirit of Papua"

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 “The Spirit of Papua”

Kesehatan

KPAI Kritisi SKB 4 Menteri Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Zona Kuning

Kesehatan

27 Warga Cipayung Jaktim Positif, Diduga Sepelekan Corona
Foto Ilustrasi Vaksin Covid - 19

Berita

Lokasi Vaksinasi COVID-19 di Medan Hari ini, Cek di Sini

Kesehatan

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19