Viewer: 696
0 0

Home / Kesehatan

Jumat, 18 Desember 2020 - 16:13 WIB

Kekurangan Zat Besi Jadi Ancaman Serius Generasi Emas Indonesia

Viewer: 697
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

Kompasnasional l Jika tidak ditangani, kekurangan zat besi dapat membuat Generasi Emas Indonesia tidak tumbuh secara optimal dan
menghambat mimpi bangsa untuk menjadi negara maju pada perayaan 100 tahun Indonesia pada 2045.

Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin mengatakan, tercapai atau tidaknya mimpi bangsa terkait Generasi Emas 2045 ditentukan oleh kualitas anak-anak yang saat ini masih balita. Sayangnya, satu dari tiga balita Indonesia, yang nantinya akan menjadi penggerak generasi maju, berisiko menghadapi tantangan tumbuh kembang yang bersifat permanen akibat dari kekurangan zat besi.

Baca Juga  Lokasi Vaksinasi COVID-19 di Medan Hari ini, Cek di Sini

“Untuk itu, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia ingin mengajak orang tua untuk bisa memberikan perhatian khusus dalam memastikan kebutuhan harian gizi anak, termasuk zat besi, telah terpenuhi dan terserap dengan baik,” ungkap Arif di sela virtual talkshow ‘Kekurangan Zat Besi Sebagai Isu Kesehatan Nasional di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Kemajuan Anak Generasi Maju’, Kamis (17/12/2020).

Tanpa zat besi, organ-organ tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak baik secara kognitif, fisik, hingga sosial,” jelasnya.

Salah satu penyebab utama terjadinya kekurangan zat besi adalah kurangnya konsumsi asupan makanan kaya zat besi, terutama dari sumber hewani seperti daging merah, hati, ikan, dan ayam. Jika tidak ditangani, gangguan ini bisa jadi permanen,” paparnya.

Baca Juga  Kasus Gontor, Ahli Minta Pesantren Tutup Hingga Akhir Tahun

Oleh karena itu, menjadi penting bagi orang tua untuk memastikan kebutuhan gizi harian anak terpenuhi, serta senantiasa memberikan stimulasi yang tepat untuk bisa mendorong pertumbuhan anak menjadi anak generasi maju yang berpikir cepat, tumbuh tinggi, tangguh, aktif bersosialisasi, dan percaya diri,” tandasnya. (BSC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

12 Siswa STM yang Akan Demo Omnibus Law Reaktif Corona, Dibawa ke Polda Metro

Kesehatan

Ingat, Kebal Covid-19 Usai Divaksin Hanya Mitos!

Kesehatan

Kantor BPJS Kesehatan Medan tutup, Begini Cara Masyarakat daftar BPJS Kesehatan

Kesehatan

Enggak Nyangka, Nasi Merah yang Dianggap Selalu Sehat, Ternyata Jauh Lebih Beracun Daripada Nasi Putih! Begini Alasannya

Kesehatan

Dirut RS Ummi Dipolisikan, FPI : Dokter dan RS Bekerja Sesuai UU

Berita

Jelang Idul Adha, Fitriani Manurung Ajak Warga Kota Medan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kesehatan

Pemburu Harimau Sumatera Semakin Leluasa Bergerak Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan

Pakai Face Shield Tanpa Masker, Dokter: Itu Hanya Berikan Perlindungan Palsu, Sama Sekali Tak Berguna!