Viewer: 738
0 0

Home / Kesehatan

Kamis, 22 Oktober 2020 - 22:32 WIB

Makan Tengah Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Benarkah?

Viewer: 739
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Menyantap makanan di tengah malam ternyata tidak baik untuk kesehatan. Kebiasaan tersebut tidak hanya menyebabkan berat badan yang naik, namun juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.Tidak hanya diabetes, penyakit lain juga bisa muncul terkait masalah jantung. Dilansir dari Dailymail, sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Amerika Serikat (AS) mengatakan, makan tengah malam akan meningkatkan kadar glukosa dan insulin yang berefek pada diabetes.

Selain kadar glukosa dan insulin yang meningkat, makan tengah malam juga meningkatkan kolesterol dan trigliserida, sehingga memperbesar risiko terkena penyakit jantung.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Prelman School of Medicine dari University of Pennsylvania di AS menegaskan, makan malam memiliki sejumlah efek kesehatan negatif.

Baca Juga  Kenal Dengan Tanaman Sayuran Ini? Panen Setiap 10 Hari Dapatkan Rp.42 Juta! Bukan Hoax

Menyantap makanan di tengah malam ternyata tidak baik untuk kesehatan.

“Kami tahu dari studi yang dilakukan bahwa saat Anda kurang tidur membawa dampak negatif pada berat dan metabolisme tubuh. Sebagian besar disebabkan karena orang yang kurang tidur, makan larut malam. Berdasarkan hal tu, cobalah untuk makan lebih dan tidur lebih awal,” kata pemimpin penulis dan peneliti profesor psikologi, Namni Goel.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang makan larut malam lebih banyak daripada mereka yang makan lebih awal. Menurut sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity, mereka yang makan lebih awal kehilangan sekitar 12% dari berat badan mereka saat diet dibanding mereka yang makan tengah malam. Mereka hanya kehilangan sekita 8% walaupun melakukan pola diet yang sama.

Baca Juga  Siswa DKI Belajar dari Rumah Hingga Akhir Tahun Ajaran

Orang-orang yang makan di tengah malam juga ditemukan mengonsumsi lebih sedikit kalori saat sarapan, bahkan lebih cenderung melewatkan sarapan sama sekali. Hal itu memicu penambahan berat badan.

Menurut sebuah penelitian tahun 2007 yang dipublikasikan di jurnal yang sama, orang yang makan di tengah malam memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi daripada orang yang makan di awal.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dapatkah Masker Bedah Digunakan Berkali-kali, Ini Penjelasannya

Kesehatan

Kasus Gontor, Ahli Minta Pesantren Tutup Hingga Akhir Tahun
Stres Enggak Bisa Hamil Malah Ganggu Kesuburan-KompasNasional

Arsip

Stres Enggak Bisa Hamil Malah Ganggu Kesuburan

Arsip

Kematian Akibat Hepatitis Virus Berhubungan dengan Hepatitis B dan C Kronis
Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 "The Spirit of Papua"

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Apresiasi Kapolda Papua mendukung kaum muda papua yang mendirikan Posko bantuan Pandemi Covid 19 “The Spirit of Papua”

Kesehatan

Gula dan Pemanis Buatan, Mana yang Lebih Berbahaya?
Foto pelaku eksibisionis di Jambi

Berita

Tampang Jukir di Jambi yang Pamer Kemaluan ke Remaja Putri

Kesehatan

Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test , Puskesmas : Mereka Masuk Klaster Gowa