
HALUT – KOMPAS NASIONAL | Menyikapi Polemik Sikap beberapa kader Partai Hanura yang akhir-akhir ini lagi ramai di media sosial, mendapat respon dari beberapa fungsionaris partai Hanura Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut).
Hal ini di sampaikan Ridho Salaka pada Kamis, (03/09/20) Menurutnya, sikap DPC partai Hanura Halbar telah jelas mendukung Pasangan Danny Missy-Imran Lolory (DAMAI) pada perhelatan Pilkada 2020 berdasarkan surat rekomendasi B1KWK.
Dengan demikian maka seluruh kader partai berkewajiban harus tunduk pada keputusan partai. Kaitan dengan pernyataan politik yang lakukan beberapa kader bahwa DPC partai Hanura Halbar tidak akan mendaftarkan pasangan DAMAI ke KPUD. Adalah pernyataan sesat pikir dan Gagal paham terhadap AD/ART partai Hanura.
Ini adalah sikap pembangkangan yg dilakukan terhadap Keputusan dan Instruksi DPP Partai Hanura. Akibat dari pengaruh buruk Ketua DPC Partai Hanura, Denny Palar, yang sudah “GAGAWANG” mencalonkan diri sebagai Calon Bupati dan tidak mendapatkan Rekomendasi Partai Hanura kemudian Hengkang ke partai GERINDRA.
Hal Senada ditegaskan oleh Rinto DJALALI,ST, selaku wakil ketua DPC Partai Hanura menurutnya apa yang disampaikan Hardy Hayyun bahwa Danny MISSY tidak membesarkan partai Hanura adalah sebuah pembohong publik. Justru sebaliknya sudah menjadi “Rahasia Umum” Danny Missy sangat memberikan perhatian besar terhadap partai Hanura. Dan itu menjadi salah satu pertimbangan mengapa DPP Memberikan Rekomendasi ke Danny Missy dan Bukan ke Denny Palar.
Mengutip pernyataan Ketua DPD Partai Hanura Malut, Basri Salama. Bahwa Partai Hanura Harus dijadikan Rumah Bersama dan bukan sebagai tempat persinggahan semata Mestinya dipatuhi oleh Denny Palar. Karena apa yang dilakukan Denny Palar saat ini hanya menjadikan Partai Hanura sebagai tmpat persinggahan untuk mengejar ambisi pribadinya dan bukan menjadikan partai Hanura sebagai rumah bersama.
Demikian ditutup VERKING HERALD GOLONGI. S.Sos selalu Wakil Sekretaris DPC partai Hanura Halbar.
(red/Fana)








